Bima News: Politik
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Mei 2024

Lantik Panwascam, Ketua Bawaslu Kota Bima Ingatkan Soal Integritas Dan Etika

 

Lantik
Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina melantik 15 anggota Panwas Kecamatan (Panwascam) se Kota Bima di Ruma Dining, Sabtu (25/5).

bimanews.id-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bima, melantik 15 anggota Panwaslu Kecamatan se Kota Bima pada Sabtu (25/5) di Ruma Dining.

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina. Membacakan naskah pelantikan serta mengucapkan sumpah dan janji atas jabatan selama pemilihan serentak tahun 2024.

Pelantikan dan sumpah janji, juga disaksikan dua anggota Bawaslu lainnya yakni Idhar dan Khairul Amar, serta Kepala Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Bima, Subhan.

Turut dihadiri Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, H Mohammad Rum, jajaran Forkompinda, Camat dan Lurah se Kota Bima.

Dalam sambutannya, Atina menyampaikan, pelantikan 15 anggota Panwascam se Kota Bima telah melalui proses yang panjang. Dimulai dari proses seleksi eksisting yang merupakan seleksi khusus bagi mantan Panwascam Pemilu 2024. Kemudian, dilanjutkan dengan seleksi perekrutan baru, pada 2 kecamatan, yakni Asakota dan Rasanae Timur.

Atina menegaskan, kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemilu maupun  pemilihan 2024 sangat bergantung pada integritas penyelenggara. Apalagi Bawaslu sebagai pengawas, maka integritas dan etika akan menjadi perhatian publik.

“Untuk itu kami meminta kepada sahabat-sahabat Bawaslu yang baru saja dilantik, kedepankan integritas, karena aman dan damainya Pemilihan ke depan menjadi tanggungjawab kita bersama,” tegasnya.

Kepentingan publik terhadap agenda demokrasi pemilihan serentak 2024 ini sangat dekat, sehingga akan lebih berdinamika dibandingkan dengan penyelenggaraan Pemilu.

Atina juga mendorong partisipasi aktif dari seluruh stakeholder di Kota Bima, untuk bersama-sama mengawasi Pemilihan ke depan. Pengawasan terhadap bentuk-bentuk pelanggaran pemilihan, tidak hanya menjadi tugas Bawaslu, tapi masyarakat secara umum juga bisa melakukannya.

“Saat ini, netralitas ASN masih menjadi pelanggaran tertinggi yang kami tangani. Untuk itu, kami mendorong Pemerintah Kota Bima aktif memantau dan membina aparaturnya untuk tidak terlibat dalam politik praktis,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Bima H Mohammad Rum dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada 15 anggota Panwaslu Kecamatan se Kota Bima yang telah dilantik.

Pj Wali Kota Bima juga mengakui, ketika tiba di Kota Bima melihat  pelibatan ASN dalam agenda politik cukup tinggi. Dengan adanya Pengawas Pemilihan pada setiap tingkatan, ia berharap bisa semakin diminimalisir dengan pencegahan yang maksimal.

“Kita sangat menyadari, profesionalisme Panwascam dan netralitas ASN ini menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan pemilihan serentak ke depan,” tandasnya. (red)







Sabtu, 25 Mei 2024

Launching Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati, KPU Kabupaten Bima Masih Usung Tagline Maraso

Peluncuran
Ketua KPU Kabupaten Bima bersama Bupati Bima, Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Ketua DPRD Kabupaten Bima dan Sekretaris KPU Provinsi NTB memukul rebana menandai peluncuran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima tahun 2024 di Taman Panda, Sabtu (25/5)

bimanews.id-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bima dimulai. Itu ditandai dengan peluncuran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima tahun 2024 dengan pemukulan rebana sebanyak 27 kali.

Peluncuran Pilkada serentak dilaksanakan KPU Kabupaten Bima di Taman Panda, Sabtu (25/5). Dihadiri Bupati Bima, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Sekretaris KPU Provinsi NTB, Kapolres Bima, Dandim 1608 Bima, dinas dan instansi terkait.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin mengatakan, setelah Pilpres dan Pileg tahun 2023, saat ini sedang berlangsung Pilkada serentak di seluruh wilayah Indonesia. Pilkada serentak telah diluncurkan oleh KPU RI pada 31 Maret lalu di Jogyakarta.

Peluncuran Pilkada serentak kata Ady, sebagai syiar, bahwa pada 27 November mendatang ada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Bima.

"Tagline yang kita usung pada Pilkada kali ini sama dengan tahun 2020 lalu, yakni Pilkada Maraso," sebut Ady.

Maraso memiliki arti, Mandiri, Akuntabel, Responsif, Aksesibilitas, Sinergitas dan Obyektif. Ady berharap Pilkada Kabupaten Bima sebagai kerja kolaboratif semua pihak, sehingga berjalan sukses seperti pada Pilpres dan Pileg sebelumnya.

"Kita ingin Pilkada Kabupaten Bima berlangsung damai dan aman," harapnya.

Peluncuran kali ini akunya, lebih pada peluncuran Jinggel dan Maskot, sebagai penyemangat dalam pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bima.

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri berharap, pelaksanaan  Pilkada di Kabupaten berjalan lancar dan sukses. Menghasilkan pemimpin terbaik bagi masyarakat Bima.

Karena itu harap Bupati, partai politik untuk mengantarkan calon terbaik untuk maju pada Pilkada Kabupaten Bima.

Diakui Pilkada langsung di Kabupaten Bima telah empat kali. Pada awal pelaksanaan ditetapkan sebagai wilayah zona merah.

"Berkat kebersamaan semua pihak kita bisa keluar dari status zona merah itu dengan Pilkada yang aman dan damai," akunya.

Bupati mengharapkan dukungan dari Polisi dan TNI membantu mengamankan Pilkada. Memetakan setiap potensi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. (red)

Senin, 13 Mei 2024

Pilkada Kota Bima, Tidak Ada Calon Perseorangan Mendaftar

Dokumen
Ketua KPU Kota Bima, Suaeb ketika menyerahkan dokumen kepada Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina beberapa waktu lalu.

bimanews.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima telah mengumumkan jadwal penyerahan syarat minimal dan persebaran dukungan untuk Bakal Pasangan Calon Perseorangan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima Tahun 2024.  Dimulai tanggal 8-12  Mei 2024. 

Namun, hingga hari terakhir, tidak satu pun tim penghubung maupun bakal pasangan calon perseorangan yang menyerahkan dokumen persyaratan dukungan ke KPU Kota Bima.

Ketua KPU Kota Bima, Suaeb menjelaskan,  berdasarkan Keputusan KPU Nomor 532 Tahun 2024, hari terakhir pemenuhan persyaratan dukungan dan persebaran minimal bakal pasangan calon perseorangan, tanggal 12 Mei 2024.

“Sampai pada waktu yang ditentukan, yaitu Minggu, 12 Mei pukul 23.59 Wita, tidak  satu pun masyarakat Kota Bima menyerahkan dokumen persyaratan dukungan untuk bakal pasangan calon perseorangan,” terangnya.

Dengan demikian, tidak ada bakal pasangan calon melalui jalur perseorangan yang akan berkompetisi pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima tahun 2024. 

“Sesuai amanat Keputusan KPU Nomor 532 Tahun 2024, jadwal penyerahan dokumen persyaratan dukungan hanya lima hari saja, karena akan memasuki tahapan selanjutnya,” sebut Suaeb.

Suaeb memastikan tidak ada perpanjangan masa penyerahan persyaratan dukungan untuk bakal calon perseorangan. 

“Sesuai ketentuan, tanggal 13 Mei 2024, kita memasuki tahapan verifikasi administrasi dokumen syarat dukungan oleh KPU,” katanya.

Disebutkan, awalnya ada warga Kota Bima yang konsultasi terkait dengan syarat, waktu dan tahapan untuk calon perseorangan. Namun setelah ditunggu sesuai jadwal yang sudah ditentukan, yang bersangkutan tidak hadir di Kantor KPU Kota Bima.

“Sampai dengan hari terakhir, tidak ada tim penghubung atau Bapaslon yang meminta dibukakan Akun SILON,” jelasnya.

Untuk diketahui, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Bima Nomor 219 Tahun 2024,  jumlah dukungan yang harus dikumpulkan untuk pasangan calon perseorangan  paling sedikit 11.235. tersebar paling sedikit pada 3 kecamatan yang ada di Kota Bima.

“Karena Kota Bima hanya ada lima kecamatan, maka persebaran dukungan harus minimal pada tiga kecamatan,” pungkasnya. (red)

Senin, 06 Mei 2024

Bawaslu Pantau Langsung Kesiapan Dan Pelaksanaan CAT Badan Adhoc KPU Kota Bima

 

CAT
Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina mengawasi langsung pelaksanaan CAT penerimaan badan adhoc PPK di SMKN 2 Kota Bima, Senin (6/5)

bimanews.id-Bawaslu Kota Bima melakukan pengawasan melekat proses Computer Assisted Test (CAT) rekrutmen badan Adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) KPU Kota Bima, di SMKN 2 Kota Bima, Senin (6/5). 

Tiga komisioner Bawaslu Kota Bima, yakni Ketua yang juga Kordiv SDMO Bawaslu Kota Bima, Atina, kemudian Idhar anggota yang juga Kordiv HP2H dan Khairul Amar Koridv P2PS. Mereka memantau langsung  tes berbasis computer tersebut. 

Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina mengatakan, sesuai Edaran RI Nomor 79 Tahun 2024 tentang pengawasan pembentukan badan adhoc di KPU. Pengawasan dilakukan, untuk memastikan pelaksanaan tes CAT sesuai dengan ketentuan atau tidak. 

“Sebelum tes dilaksanakan, sebelumnya kami tinjau langsung  persiapan perangkat untuk melihat kelayakan computer dan server, ” kata Atina. 

Saat pemantauan persiapan, ditemukan ada beberapa perangkat yang sedikit lamban memroses soal dan jawaban muncul ke layar. Sehingga Bawaslu menyarankan kepada KPU untuk segera mengatasinya atau menyiapkan komputer cadangan. 

“Saat kami coba soal pilihan nomor lima  untuk diisi, yang muncul justeru soal nomor satu. Nah yang begini ini, kami minta KPU tangani cepat dengan mengganti perangkat atau menyiapkan cadangan,” ungkapnya.

Namun, saat tes berlangsung Bawaslu tidak menemukan masalah yang berarti, karena KPU cepat mengantisipasi beberapa masalah yang disarankan sebelumnya dengan menyiapkan komputer cadangan.  

Kordiv HP2H Bawaslu Kota Bima Idhar menambahkan, tes CAT dibagi dalam 2 shift yakni dimulai pukul 08.00-09.30 WITA dan pukul 10.30-12.00 Wita yang dibagi masing-masing dalam 3 kelas.

“Secara keseluruhan proses CAT berlangsung lancar. Peserta yang hadir untuk tes dua shift itu sebanyak 108 dari 111 peserta yang dinyatakan lulus secara administrasi,” sebutnya.

“Pengawasan kami lakukan tidak hanya saat tes CAT ini saja, tapi juga mulai dari pengumuman, pendaftaran, hingga kelengkapan adiministrasi, " terangnya

Bawaslu juga melihat, panitia pelaksana tes CAT langsung menempelkan hasil atau skoring nilai CAT seluruh peserta pada papan pengumuman, sehingga asas transparansi terpenuhi. 

Poin berbeda disampaikan Kordiv P2PS, Khairul Amar,  jika ada peserta atau masyarakat yang merasa proses pelaksanaan tes CAT atau perekrutan badan Adhoc tidak sesuai ketentuan,  bisa menyampaikan informasi atau laporan kepada Bawaslu Kota Bima.(red)

Kamis, 02 Mei 2024

KPU Kota Bima Sosialisasi Pilkada Serentak, Mei Masuk Tahapan Puncak

Kpu
Ketua KPU Kota Bima, Suaeb ketika membuka sosialisasi tahapan pemilihan serentak tahun 2024 di Hotel Mutmainah, Kamis (2/5)

bimanews.id-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima sosialisai tahapan  pemilihan serentak nasional tahun 2024.  Saat ini tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota  sudah masuk tahapan puncak.

Ketua KPU Kota Bima, Suaeb mengatakan, tahapan pemilihan serentak  nasional telah dimulai pada Maret lalu. Hal ini banyak tidak menyadari, karena beririsan dengan Pemilu Serentak 2024. 

“Tahapannya dimulai pasca dilaunching  KPU RI pada tanggal 27 Maret lalu. Saat ini sedang berlangsung perekrutan PPK dan PPS,’’ sebut  Suaeb sosialisasi pemilihan serentak nasional di Hotel Mutmainnah, Kamis (2/5).

Dengan sosialiasai ini diharapkan satakeholder ikut menyukseskan tentang tahapan pemilihan serentak nasional calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima. 

Ketua Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih, Amirul Mukminin  menjelaskan, selain perekrutan badan adhoc pada Mei ini mulai menerima pendaftaran calon perseorangan. Yakni dimulai pada 5 Mei mendatang. Untuk calon  perseorangan harus menyerahkan syarat dukungan sebanyak 11.235 KTP.   

Sementara Devisi Teknis, Yeti Syafriaty mengatakan, tahapan Pilkada serentak sudah berlangsung sejak Januari lalu,  namun hingga Maret baru pada tahap penyusunan anggaran dan regulasi. Sedangkan Mei sudah dimulai tahapan-tahapan besar, seperti penerimaan anggota PPK, PPS, serta penyerahan dukungan calon perseorangan.

KPU juga menerima Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari Kemendagri. KPU tidak diperkenankan lagi menerima DP4 dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

‘’Pada pemilihan 2019, masih diperkenankan menerima data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, kini hanya satu pintu,’’ terangnya. 

Untuk Calon Perseorangan, kata Yeti, harus menyerahkan syarat dukungan. Mereka yang memberi dukungan harus terdaftar sebagai pemilih di Kota Bima dan memiliki identitas yang disyaratkan. (red)

Rabu, 24 April 2024

Persiapan Pilkada, Bawaslu Kota Bima Akan Rekrut Anggota Panwascam

 

Atin
Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina


bimanews.id-Menindaklanjuti hasil rapat konsolidasi nasional evaluasi kelembagaan dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2024 dan persiapan pengawasan pemilihan gubernur, bupati dan wali Kota, Bawaslu Kota Bima akan merekrut badan adhoc Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).



"Perekrutan ini berdasarkan keputusan Ketua Bawaslu RI nomor 4224.1.1/HK.01.01/K1/04/2024, tentang pedoman pelaksanaan pembentukan Panwaslu kecamatan untuk persiapan pemilihan tahun 2024," terang Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina, Rab (24/4).


Seleksi badan Adhoc pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, kali ini berbeda. Merujuk pada Juknis terdapat dua metode yakni,  eksisting bagi anggota Panwascam Pemilu 2024 dan rekrutmen bagi pendaftar baru.


Pola rekruitmen seperti ini merupakan hal baru di Bawaslu, karena dalam Peraturan Bawaslu memungkinkan dilakukannya evaluasi sepanjang tahapan Pemilu dan pemilihan beririsan.


Detailnya, metode existing ini akan dilakukan evaluasi kinerja yang penilaianya dilakukan oleh Bawaslu Kota Bima,   akan dilaksanakan tanggal 26-27 April 2024. Jika hasil existingnya memenuhi syarat (MS) maka tidak dibuka pendaftaran baru.


Jika  saat existing hasil penilaian kinerja ada yang tidak memenuhi syarat (TMS) maka dibuka pendaftaran baru untuk Kecamatan yang terdapat kekosongan anggota panwascam. 


“Pendaftaran baru akan menyesuaikan dengan hasil evaluasi kinerja Panwascam existing di setiap Kecamatan,” terangnya.


Tahapan untuk pelamar baru, pengumumannya akan dimulai tanggal 3-4 Mei 2024 dan akan menyampaikan berkas pendaftarannya sebagaimana time line yang sudah ditentukan dimulai tanggal 5-7 Mei 2024.


 

Bagi pelamar yang ingin mengupdate informasi dapat mengunjungi laman website serta media sosial Bawaslu Kota Bima atau datang langsung di kantor Bawaslu, di Jl. Kesatria Kelurahan Penatoi Kota Bima. (red)





KPU Kabupaten Bima Sosialisasi Pembentukan Badan Adhoc Pilkada 2024

 

Kpu
Kegiatan sosialisasi pembentukan badan adhoc pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2024 oleh KPU Kabupaten Bima di Uma Dining, Kelurahan Santi, Kota Bima, Rabu (24/4)

bimamews.id-Tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Bima tahun 2024 telah dimulai. Itu ditandai dengan telah di lounching Pilkada serentak oleh KPU RI secara nasional pada 31 Maret lalu.


Sebagai perpanjangan tangan KPU ditingkat Kecamatan dan desa, maka dibentuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). 


"PPK dan PPS untuk Pilkada kita rekrut ulang karena PPK dan PPS Pemilu (Pilpres dan Pileg) sebelumnya, masa tugasnya telah berakhir pada 4 Maret lalu," sebut Ketua KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin, Rabu (24/4) di Ruma Dining, Santi, Kota Bima.


Karena itu, Ady mengharapkan dukungan semua pihak, terutama OPD terkait di Pemerintah Kabupaten Bima. Seperti dinas kesehatan, peserta calon PPK dan PPS akan mengurus surat keterangan kesehatan di puskesmas yang ada. Begitu juga dengan dinas pendidikan, karena seleksi anggota PPK dan PPS dengan sistem CAT.


"Artinya, kita membutuhkan sekolah untuk pelaksanaan tes tersebut," katanya.


Menyinggung tentang Pilpres dan Pileg, diakui sudah masuk tahapan akhir. Saat ini masih ada gugatan sengketa di MK.


"Deviasi hukum KPU Kabupaten Bima sedang persiapan menghadapi gugatan di MK karena  ada 3 perkara yang diajukan Parpol. Kita masih menunggu apakah perkara itu diregistrasi oleh MK atau tidak," ujarnya.


Kendati secara umum pelaksanaan Pemilu Presiden dan Pileg sudah selesai dan sukses. Untuk Kabupaten Bima ada dinamika sosial yang terjadi di Kacamatan Parado, sehingga dilaksanakan Pemilihan Suara Ulang (PSU).


"34 TPS laksanakan PSU di Kabupaten Bima, itu terbanyak se Indonesia," aku Ady. (red) 


Minggu, 21 April 2024

KPU Kabupaten Bima Buka Perekrutan PPK dan PPS Untuk Pilkada Serentak 2024

Ady
Ketua KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin


bimanews.id-Tahapan Pilkada serentak 2024 telah dimulai ditandai dengan peluncuran nasional Pilkada serentak oleh KPU RI pada 31 Maret 2024 lalu. KPU Kabupaten/Kota mulai menyiapkan program atau kegiatan untuk  mengawali tahapan Pilkada, salah satunya pembentukkan badan Adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Terkait tahapan pembentukan PPK dan PPS, sebagai bahan informasi, Ketua KPU Kabupaten Bima Ady Supriadin menyampaikan beberapa hal.

Sesuai keputusan KPU Nomor 467 tahun 2024, tentang metode pembentukan PPK dan PPS dalam penyelenggaraan Pemilihanan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2024, pembentukan PPK dan PPS dilaksanakan dengan metode seleksi terbuka.

Pendaftaran calaon PPK dan PPS Kabupaten Bima menggunakan sistem online berbasis apilkasi website,  yaitu system informasi anggota KPU dan badan adhoc (SIAKBA) seperti yang pernah diterapkan pada seleksi sebelumnya. Sehingga semua dokumen persyaratan calon peserta  harus dilakukan pengunggahan melalui SIAKBA.

Pelaksanaan seleksi tertulis calon PPK dan PPS diKabupaten Bima akan menggunakan metode Komputer atau Computer Assisted Test (CAT) yang hasilnya bisa langsung diketahui begitu selesai tes. Ini menjadikan seleksi PPK dan PPS lebih transparan,efektif, efisein dan bisa dipertanggungjawabkan.

‘’Kebutuhan PPK yang direkrut di Kabupaten Bima sebanyak lim orang per kecamatan dikalikan jumlah kecamatan 18,  sehingga totalnya 90 orang,’’ sebutnya.

Sedangkan untuk PPS yang akan direkrut sebanyak tiga orang per desa, dikalikan jumlah desa 191 sehingga totalnya 573 orang.

Adi juga menjelaskan tahapan pembentukan PPK; pengumumanan pendaftaran tanggal 23-27 April 2024, pendaftaran tanggal 23 hingga 29 April, perpanjangan pendaftaran tanggal 30 April hingga 2 Mei, penelitian adminsitarsi tanggal 24 April hingga 03 Mei, pengumuman hasil penelitaian administrasi tanggal 4 hingga 5 Mei, seleksi tertulis tanggal 6 higga 8 Mei, pengumuman hasil seleksi tertulis 9-10 Mei, tanggapan masyarakat tanggal 4 -10 Mei, wawancara 11-13 Mei, pengumumanan hasil saeleksi 14-15 Mei, penetapan anggota PPK tanggal 15 Mei, pelantikan anggota PPK tanggal 16 Mei.

Sedangkan pembentukkan PPS; pendaftatan tanggal 2 -8 Mei, perpanjangan pendaftaran 9-11 Mei, peneilitian adminstrasi 3-12 Mei, pengumuman hasil penelitian administrasi 13-14 Mei, seleksi tertulis tanggal 1-18 Mei, pengumuman hasil seleksi tertulis 19-20 Mei, tanggapan masyarakat tanggal 13 -20 Mei, wawancara 21-23 Mei, pengumumanan hasil saeleksi 24-25 Mei, penetapan anggota PPS tanggal 25 Mei, pelantikan anggota PPS tanggal 26 Mei. (red)


Jumat, 19 April 2024

KPU Kota Bima Segera Buka Pendaftaran Calon Anggota PPK dan PPS

Suaeb
Ketua KPU Kota Bima, Suaeb
 

bimanews.id-KPU Kota Bima segera merekrut calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima tahun 2024. Perekrutan PPK akan dimulai tanggal 23 April, Sementara untuk PPS dimulai 2 Mei 2024.

Ketua KPU Kota Bima, Suaeb menjelaskan, pendaftaran calon anggota PPK pemilihan serentak 2024  berlangsung 7 hari, dimulai tanggal 23 hingga 29 April. Pendaftarannya  sama dengan badan adhoc Pemilu tahun 2024, menggunakan Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA).

“Teknis perekrutannya sama seperti perekrutan badan adhoc pada Pemilu tahun 2024 lalu. Begitu juga dengan PPS.  PPK lebih dulu sembilan hari dibandingkan dengan PPS,” jelas Suaeb, Kamis (18/4).

Ada 9 syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi Anggota PPK. Merupakan warga negara Indonesia. Berusia paling rendah 17 Tahun. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945.

Memiliki integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil. Tidak menjadi anggota partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah, atau sekurang-kurangnya lima tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari partai politik yang bersangkutan.

Syarat selanjutnya, berdomisili dalam wilayah kerja PPK dan PPS.  Mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Berpendidikan paling rendah SMA atau Sederajat. Terakhir, tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena telah melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih.

Selain syarat tersebut, ada beberapa kelengkapan dokumen lain yang harus dipenuhi. Mulai dari surat pendaftaran sebagai calon anggota PPK, foto copy KTP-el, foto copy ijazah SMA/Sederajat atau ijazah terakhir.

 “Terhadap surat pendaftaran dan kelengkapan dokumen, disampaikan kepada KPU Kota Bima mulai tanggal 23 hingga 29 April melalui aplikasi siakba.kpu.go.id. Dokumen fisik juga harus disampaikan ke KPU,” jelasnya.

Untuk format surat pendaftaran dan surat pernyataan ada pada lampiran Keputusan KPU Nomor 476 Tahun 2022, tentang Pedoman Teknis Pembentukan Badan Adhoc Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Tim Helpdesk SIAKBA KPU Kota Bima atau mengunjungi website serta media sosial KPU Kota Bima,” tutupnya. (red)

Senin, 01 April 2024

KPU RI Launching Pilkada Serentak 2024

Pilkada
Ketua KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin (tiga dari kiri) foto bersama saat rapat koordinasi dan launching Pilkada serentak tahun 2024 di area Candi Prambanan, Bali, Minggu (31/3) (foto: KPU Kabupaten Bima)
 

bimanews.id-Pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 resmi dilaunching KPU RI, Minggu (31/3) malam di area Candi Prambanan. Ketua KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin bersama Sekretaris, Ilham menyaksikan langsung kemeriahan peluncuran Pilkada yang melibatkan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia.

Launching Pilkada serentak 2024 diawali  kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan pelaksanaan Pilkada di Hotel Alana Yogyakarta. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 30 Maret hingga 1 April 2024.

Ketua KPU Kabupaten Bima Ady Supriadin mengatakan, saat launching itu Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran penyelenggara karena telah melaksanakan Pemilu 2024.

Selain konsolidasi, evaluasi, dan penyiapan pertanggungjawaban Pemilu serentak 2024, Hasyim juga mengimbau seluruh jajaran agar mulai fokus pada tahapan pilkada yang sudah berjalan sekarang.

‘’KPU provinsi dan kabupaten/kota dapat menyosialisasikan tahapan Pilkada Serentak 2024 kepada masyarakat,’’ arahnya.

Terkait dukungan dalam penyelenggaraan tahapan Pilkada, KPU akan lakukan penyesuaian nomenklatur sebagai bentuk evaluasi terhadap penataan organisasi dengan adanya penambahan formasi PNS dan PPPK.

Untuk anggaran, agar melaporkan seluruh dana hibah yang sudah diterima dari pemerintah daerah kepada biro keuangan. Memisahkan pengelola keuangan Pemilu dan Pilkada serta melaksanakan seluruh program Pilkada sesuai petunjuk teknis KPU. (red)

 

Senin, 18 Maret 2024

Songsong Pemilukada, Pj Wali Kota Bima Audensi Dengan Komisioner KPU

Audensi
Pj. Wali Kota Bima HM Rum didampingi Kepala Kesbangpol Muhammad Hasyim saat audensi dengan komisioner KPU Kota Bima, Senin (18/3)
 

bimanews.id-Setelah Pemilu serentak 14 Februari lalu, KPU akan kembali dihadapkan dengan Pemilukada serentak pada November 2024 mendatang. Menyongsong Pemilukada tersebut, Pj Wali Kota Bima,  H. Mohammad Rum MT audensi komisioner KPU Kota Bima.

Audensi yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota Bima, Senin (18/3) membahas tentang Peraturan KPU  Nomor 2 Tahun 2024, tentang tahapan dan jadwal pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota tahun 2024.

Pada pertemuan itu, Pj Wali Kota H Mohammad Rum menegaskan tentang pentingnya kerja sama yang erat antara pemerintah daerah dan lembaga penyelenggara Pemilu. Dalam upaya menjamin pemilihan yang demokratis, adil, dan transparan.

"Kami sangat menghargai kerja keras dan dedikasi KPU dalam menjaga integritas dan transparansi pada setiap tahapan Pemilu,’’ katanya.

HM Rum juga menegaskan tentang pentingnya pemilihan yang bebas dari segala bentuk intimidasi dan pelanggaran hukum. Karena itu Pemerintah Kota Bima akan memberikan dukungan penuh kepada KPU dalam menjalankan tugasnya secara independen dan profesional.

Pertemuan antara Pj Wali Kota Bima dan KPU diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus bersinergi untuk menjamin terselenggaranya Pilkada yang demokratis dan berkualitas di Kota Bima. Berharap tahapan Pilkada berjalan lancar dan sukses. (gun)

 

Jumat, 01 Maret 2024

145 Personel Polisi Bersenjata Lengkap Amankan Rapat Pleno KPU

KPU
Depan kantor KPU Kota Bima dipasang kawat berduri
 

bimanews.id-Rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2024 tingkat KPU Kota Bima dimulai, Kamis (29/2). Sebanyak 145 personel  polisi bersenjata lengkap dikerahkan untuk mengamankan jalannya pleno.

Polres  Bima Kota juga mengerahkan mobil water canon dan memasang kawat berduri di depan kantor KPU. Pantauan lokasi, ratusan personel menempati sejumlah sisi dan beberapa mobil polisi, Dalmas standby di lokasi.

Petugas juga melakukan penyekatan di pintu masuk Kantor KPU Kota Bima. Bagi warga yang tidak berkepentingan dilarang masuk, termasuk jurnalis harus menunjukan id card.

Situasi di depan Kantor KPU masih terlihat lengah. Belum ada simpatisan Calon Legislatif (Caleg) maupun partai yang ikut menyaksikan jalannya pleno.

Arus lalulintas di jalan Gajah Mada depan Kantor KPU masih terpantau normal. Tidak ditemukan plang rekayasa lalu lintas.

Kasubsi Humas Polres Bima Kota, Aipda Nasrun mengatakan, sebanyak 145 aparat gabungan dikerahkan amankan rapat pleno di Kantor KPU Kota Bima. Dalam pengamanan ini, personel yang terdiri dari unsur polisi dan brimob itu dilengkapi senjata lengkap.

“145 aparat gabungan yang dikerahkan amankan rapat pleno di KPU,” kata Nasrun, Kamis (29/2).

Ratusan personel tersebut rencananya akan disiagakan di lokasi hingga rekapitulasi suara berakhir. Harapannya, kegiatan itu berjalan lancar, tertib dan berakhir dengan damai.

Nasrun mengatakan, pengamanan rekapitulasi suara ini diperketat. Puluhan meter kawat berduri dipasang di depan Kantor KPU Kota Bima. Kemudian menyiapkan mobil Dalmas dan Water Canon di depan kantor.

“Ini hanya sekedar antisipasi kami saja jika terjadinya aksi protes dari warga atau simpatisan Caleg,” pungkasnya. (red)

Ad Placement

Kota Bima

Bima

Dompu