Bima News

Headline

HUKKRIM

Politik

Ad Placement

Foto

Video

Minggu, 26 Mei 2024

Lantik Panwascam, Ketua Bawaslu Kota Bima Ingatkan Soal Integritas Dan Etika

 

Lantik
Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina melantik 15 anggota Panwas Kecamatan (Panwascam) se Kota Bima di Ruma Dining, Sabtu (25/5).

bimanews.id-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bima, melantik 15 anggota Panwaslu Kecamatan se Kota Bima pada Sabtu (25/5) di Ruma Dining.

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina. Membacakan naskah pelantikan serta mengucapkan sumpah dan janji atas jabatan selama pemilihan serentak tahun 2024.

Pelantikan dan sumpah janji, juga disaksikan dua anggota Bawaslu lainnya yakni Idhar dan Khairul Amar, serta Kepala Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Bima, Subhan.

Turut dihadiri Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, H Mohammad Rum, jajaran Forkompinda, Camat dan Lurah se Kota Bima.

Dalam sambutannya, Atina menyampaikan, pelantikan 15 anggota Panwascam se Kota Bima telah melalui proses yang panjang. Dimulai dari proses seleksi eksisting yang merupakan seleksi khusus bagi mantan Panwascam Pemilu 2024. Kemudian, dilanjutkan dengan seleksi perekrutan baru, pada 2 kecamatan, yakni Asakota dan Rasanae Timur.

Atina menegaskan, kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemilu maupun  pemilihan 2024 sangat bergantung pada integritas penyelenggara. Apalagi Bawaslu sebagai pengawas, maka integritas dan etika akan menjadi perhatian publik.

“Untuk itu kami meminta kepada sahabat-sahabat Bawaslu yang baru saja dilantik, kedepankan integritas, karena aman dan damainya Pemilihan ke depan menjadi tanggungjawab kita bersama,” tegasnya.

Kepentingan publik terhadap agenda demokrasi pemilihan serentak 2024 ini sangat dekat, sehingga akan lebih berdinamika dibandingkan dengan penyelenggaraan Pemilu.

Atina juga mendorong partisipasi aktif dari seluruh stakeholder di Kota Bima, untuk bersama-sama mengawasi Pemilihan ke depan. Pengawasan terhadap bentuk-bentuk pelanggaran pemilihan, tidak hanya menjadi tugas Bawaslu, tapi masyarakat secara umum juga bisa melakukannya.

“Saat ini, netralitas ASN masih menjadi pelanggaran tertinggi yang kami tangani. Untuk itu, kami mendorong Pemerintah Kota Bima aktif memantau dan membina aparaturnya untuk tidak terlibat dalam politik praktis,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Bima H Mohammad Rum dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada 15 anggota Panwaslu Kecamatan se Kota Bima yang telah dilantik.

Pj Wali Kota Bima juga mengakui, ketika tiba di Kota Bima melihat  pelibatan ASN dalam agenda politik cukup tinggi. Dengan adanya Pengawas Pemilihan pada setiap tingkatan, ia berharap bisa semakin diminimalisir dengan pencegahan yang maksimal.

“Kita sangat menyadari, profesionalisme Panwascam dan netralitas ASN ini menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan pemilihan serentak ke depan,” tandasnya. (red)







Sabtu, 25 Mei 2024

Launching Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati, KPU Kabupaten Bima Masih Usung Tagline Maraso

Peluncuran
Ketua KPU Kabupaten Bima bersama Bupati Bima, Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Ketua DPRD Kabupaten Bima dan Sekretaris KPU Provinsi NTB memukul rebana menandai peluncuran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima tahun 2024 di Taman Panda, Sabtu (25/5)

bimanews.id-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bima dimulai. Itu ditandai dengan peluncuran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima tahun 2024 dengan pemukulan rebana sebanyak 27 kali.

Peluncuran Pilkada serentak dilaksanakan KPU Kabupaten Bima di Taman Panda, Sabtu (25/5). Dihadiri Bupati Bima, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Sekretaris KPU Provinsi NTB, Kapolres Bima, Dandim 1608 Bima, dinas dan instansi terkait.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin mengatakan, setelah Pilpres dan Pileg tahun 2023, saat ini sedang berlangsung Pilkada serentak di seluruh wilayah Indonesia. Pilkada serentak telah diluncurkan oleh KPU RI pada 31 Maret lalu di Jogyakarta.

Peluncuran Pilkada serentak kata Ady, sebagai syiar, bahwa pada 27 November mendatang ada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Bima.

"Tagline yang kita usung pada Pilkada kali ini sama dengan tahun 2020 lalu, yakni Pilkada Maraso," sebut Ady.

Maraso memiliki arti, Mandiri, Akuntabel, Responsif, Aksesibilitas, Sinergitas dan Obyektif. Ady berharap Pilkada Kabupaten Bima sebagai kerja kolaboratif semua pihak, sehingga berjalan sukses seperti pada Pilpres dan Pileg sebelumnya.

"Kita ingin Pilkada Kabupaten Bima berlangsung damai dan aman," harapnya.

Peluncuran kali ini akunya, lebih pada peluncuran Jinggel dan Maskot, sebagai penyemangat dalam pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bima.

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri berharap, pelaksanaan  Pilkada di Kabupaten berjalan lancar dan sukses. Menghasilkan pemimpin terbaik bagi masyarakat Bima.

Karena itu harap Bupati, partai politik untuk mengantarkan calon terbaik untuk maju pada Pilkada Kabupaten Bima.

Diakui Pilkada langsung di Kabupaten Bima telah empat kali. Pada awal pelaksanaan ditetapkan sebagai wilayah zona merah.

"Berkat kebersamaan semua pihak kita bisa keluar dari status zona merah itu dengan Pilkada yang aman dan damai," akunya.

Bupati mengharapkan dukungan dari Polisi dan TNI membantu mengamankan Pilkada. Memetakan setiap potensi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. (red)

Kamis, 23 Mei 2024

Bus Angkutan Pedesaan Terguling, Satu Penumpang Meninggal di Tempat

Bus
Bus yang jatuh dan terguling di tanjakan sekitar Kantor Polsek Lambu, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Rabu siang (22/5)

bimanews.id-Bus yang mengangkut 25 orang penumpang terguling di Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Kejadian Rabu siang (22/5) itu menyebabkan satu orang penumpang meninggal  dunia.

Penumpang tersebut datas nama Siti Hawa, 25 tahun, asal Desa Nggelu, Kecamatan Lambu.

Kepala Desa Sumi, Kuraisin  dihubungi mengatakan, kecelakaan itu terjadi di tanjakan sekitar kantor Polsek Lambu. Saat itu bus berpapasan dengan pengendara sepeda motor yang tiba-tiba berbalik arah disaat bus lagi menanjak.

Supir bus kata Kuraisin berusaha mengerem, namun tidak berhasil. Sebaliknya bus berjalan mundur, hilang kendali, sehingga terjatuh dan terguling.

"Puluhan penumpang lain alami luka-luka, bahkan ada yang patah tulang. Begitu juga dengan supir bus," katanya.

Penumpang yang luka-luka telah dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Atas musibah tersebut, Kuraisin mengingatkan warga, terutama pengendara motor atau mobil untuk memahami aturan berlalulintas. Tidak asal belok, tapi memperhatikan kendaraan lain yang melintas. Supaya tidak mencelakai diri maupun pengguna jalan lain.

"Polisi banyak saya lihat di lokasi kejadian, lakukan olah tempat kejadian perkara," akunya. (red)

Selasa, 21 Mei 2024

Bayi 7 Bulan di Bima Diduga Diculik

 

Bayi
Suasana di Pasar Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima pasca diketahui bayi 7 bulan dikabarkan hilang, Selasa (21/5)

bimanews.id-Warga Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima dihebohkan kasus dugaan penculikan bayi. Selasa (21/5)  bayi usia 7 bulan diculik pelaku yang belum diketahui identitasnya saat belanja di Pasar Tente.

"Tadi pagi, pelaku bersama korban dan ibunya pergi belanja ke Pasar Tente. Saat belanja, pelaku minta izin ke ibu korban pergi ke toilet dengan membawa korban. Namun pelaku tidak kembali," ungkap Sekretaris Desa (Sekdes) Rabakodo, Syamsudin dikonfirmasi Selasa (21/5).

Ibu korban telah mencari pelaku ke toilet hingga keliling pasar Tente, namun pelaku bersama korban tidak ditemukan. Karena tidak ditemukan, ibu korban histeris hingga membuat suasana di pasar heboh.

Kasus dugaan penculikan anak tersebut katanya telah dilaporkan di Polsek Woha. Dia berharap pelaku dan korban bisa segera ditemukan.

Sebelum kasus dugaan penculikan terjadi kata Syamsudin, pelaku telah dua hari menginap di rumah korban. Terduga diizinkan menginap karena mengaku nyasar, tidak tau jalan pulang ke rumahnya.

"Terduga pelaku ini juga orang Bima, telah tinggal di rumah orang tua korban sejak Senin (20/5)," tutupnya. (red)










Peluncuran Pilkada Kabupaten Bima Akan Dimeriahkan Jalan Sehat dan Doorprize.

Rakor
Rapat koordinasi persiapan peluncuran pemilihan Gubernur dan Wakil Wakil gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima tahun 2024, di aula STKIP Taman Siswa, Selasa (21/5)

bimanews.id-Sebagai persiapan menghadapi peluncuran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima, KPU Kabupaten Bima gelar rapat koordinasi. Rakor berlangsung di aula STKIP Taman Siswa, Selasa (21/5) dihadiri Bawaslu, Polres, Dandim, Kesbangpol, Pehubungan dan sejumlah dinas dan instansi lain.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin mengatakan, peluncuran Pilkada Kabupaten Bima akan dilaksanakan, Jum'at (25/5). Lokasinya di Taman Panda.

Acara peluncuran akan dirangkaikan dengan jalan sehat dan pembagian doorprize. Ini sebagai upaya untuk menarik minat masyarakat  ambil bagian pada kegiatan tersebut.

Termasuk kata Ady, akan ada kegiatan hiburan dengan menghadirkan artis lokal seperti Anggun, Aan dan sejumlah artis lain.

"Inti dari kegiatan ini adalah peluncuran Jinggel dan Maskot, karena peluncuran Pilkada serentak secara nasional sudah dilaksanakan KPU RI pada 31 Maret lalu di Jogyakarta. Begitu juga dengan beberapa daerah di NTB," jelas mantan wartawan ini.

Dengan peluncuran Pilkada ini, KPU berkomitmen untuk mewujudkan Pilkada aman dan damai. "Saat launching nanti, kita siapkan beberapa stan yang akan diisi oleh pihak Perbankan dan Bawaslu,. Kami sampaikan terimakasih  pada pihak perbankan mensuport hadiah doorprize," sebutnya.

Ketua Bawaslu, junaidin mengatakan, peluncuran Pilkada ini merupakan publikasi kepada masyarakat, saat ini tahapan pemilihan bupati dan Wakil bupati sedang berjalan. Momen itu juga akan dimanfaatkan Bawaslu Kabupaten Bima untuk mengisi stan yang disiapkan KPU untuk sosialisasi pengawasan Pilkada.

Karena peluncuran Pilkada ini akan melibatkan masyarakat banyak, Joe panggilan akrabnya mengingatkan untuk memperhatikan kenyamanan pengguna jalan lain. Karena itu sarannya, agar benar-benar dikoordinasikan dengan pihak terkait, terutama dengan Polres dan dinas perhubungan. (red)

Senin, 20 Mei 2024

Mengenal Ryan Fiqhi, Aspri Eks Ketua MK yang Menginspirasi Kaum Milenial Bima


Fikri
Ryan Fiqhi

Dibalik nama besar eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, ada sosok anak milenial yang kerap mendampinginya selama ini. Namanya adalah Ryan Fiqhi. 

Ryan sapaan akrabnya adalah sosok anak muda yang menginspirasi generasi atau kaum milenial Bima. Banyak hal-hal positif yang dilakukan Ryan demi kemajuan Bima selama ini.

"Dia (Ryan) memiliki talenta dan potensi untuk membawa perubahan ke arah yang positif dan berkelanjutan dalam dunia kepemimpinan," ucap Maryani, warga Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Senin, (20/5/2024).

Menurut perempuan 30 tahun ini, pemuda adalah tongkat estafet kepemimpinan yang berkelanjutan. Di era Indonesia tengah menghadapi bonus demografi dan Indonesia emas 2045, tidak bisa dipungkiri lagi sosok pemimpin muda.

"Ryan tepat dalam memimpin Kota Bima kedepannya. Dia berpengalaman dan seorang organisatoris dan lahir dari rahim dunia aktivis," kata aktivis HMI ini.

Fiqhi
Ryan Fiqhi pada suatu kesempatan

Adam Restu, Ketua Perhimpunan Milenial Kota Bima, mengatakan Ryan Fiqhi adalah sosok yang mencerminkan generasi milenial pada masanya. Pasalnya pemuda yang berkarir di Jakarta itu merupakan pilihan alternatif yang sangat mempuni untuk menjadi pemimpin di Kota Bima kedepannya.

"Sebagai seorang organisatoris yang lahir dari rahim aktivis HMI, Ryan sangat tepat sebagai pilihan alternatif bagi milenial yang saat ini sangat banyak di berbagai daerah," tuturnya.

Warga Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, ini optimis dan meyakini sosok Ryan akan mampu memberikan perubahan bagi kemajuan Kota Bima, dengan jaringannya yang cukup banyak di berbagai daerah.

"Saya mendengar beberapa program dari Pusat berhasil dikomunikasikan dan dibawa ke Kota dan Kabupaten Bima, meski tak terekspos secara langsung," katanya.

Ia menilai hal tersebut sudah sepatutnya yang dikerjakan anak muda. Istilahnya, yakni bekerja sedikit berbicara banyak bekerja dan berkarya untuk kemaslahatan umat (orang banyak).

"Kita mengetahui semua, siapa sosok yang mendidik dan membesarkan Ryan ini. Di Bima pasti tahu, yakni eks Ketua MK," tandasnya. (red)

Gunung Sangiang Api Status Level II Waspada

 

Sangiang
Gunung Sangiang

bimanews.id-Gunung Sangiang Api Kecamatan Wera, Kabupaten Bima saat ini berstatus level II waspada. Warga diminta tidak mendekati gunung dalam radius 1,5 Kilometer.
 
Hasil pengamatan visual gunung dengan ketinggian 1.945 mdpl ini terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 15-20 meter dari puncak. 
 
"Pengamatan instrumental  periode 1-15 Mei 2024 terjadi 13 kali gempa hembusan, 9 kali gempa vulkanik di dalam, 5 kali gempa tektonik lokal, dan 3 kali gempa tektonik jauh," kata Kepala Badan Geologi, Hendra Gunawan, Minggu (19/5).
 
Pengamatan visual periode 1- 15 Mei 2024 menunjukkan asap kawah teramati 15-20 meter dari puncak. Sementara, pemantauan secara instrumental menggunakan seismograf menunjukkan rekaman kegempaan didominasi  jenis gempa hembusan rata-rata terjadi 1 kejadian per hari, gempa vulkanik dalam, gempa tektonik lokal dan tektonik jauh.
 
Berdasarkan sejarah erupsinya, potensi bahaya letusan Gunung Sangiang Api berupa letusan yang bersifat eksplosif dengan ancamannya berupa awan panas, aliran lava lontaran batu (pijar), dan gas beracun di kawasan puncak. Namun tetap harus diwaspadai potensi bahaya berupa aliran lava dan lontaran material. Potensi ancaman bahaya lain dapat berupa gas-gas vulkanik beracun seperti CO2, CO, dan SO2.
 
"Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental pada periode 1-15 Mei 2024 serta potensi ancaman bahayanya, maka tingkat aktivitas Gunung Sangiang Api masih pada Level Il (Waspada)," jelas dia.
 
Dalam tingkat aktivitas Level II (Waspada), masyarakat di sekitar Gunung Sangiang Api dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati dan beraktivitas di dalam radius 1,5 km dari pusat aktivitas Gunung Sangiang Api.

Terkait potensi bahaya gas vulkanik konsentrasi tinggi serta lontaran batuan jika terjadi erupsi freatik yang tiba-tiba, tanpa didahului oleh gejala kenaikan aktivitas yang jelas.
 
"Masyarakat agar mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan  Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, serta tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab mengenai aktivitas Sangiang Api," tandasnya. (red)

Minggu, 19 Mei 2024

Launching Pilkada Kota Bima, Wujudkan Pilkada Matupa, Mataho Dan Maraso

 

Gong
Asisten 1 Pemerintah Kota Bima, H Alwi Yasin memukul gong menandai launching Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima di Taman Amahami, Ahad (19/5)

bimanews.id-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima launching Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima,  Minggu (19/5) di Taman Amahami. Pilkada yang akan dilaksanakan tanggal 27 November 2024 ini mengangkat tema, Pilkada Matupa, Mataho dan Maraso.

Launching Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima yang berlangsung di Taman Amahami, ditandai pemukulan gong oleh Asisten 1, H.Alwi Yasin, mewakili Pj. Wali Kota Bima.
 
Ketua KPU Kota Bima, Suaeb mengatakan,  Pilkada Kota Bima harus memggembirakan. Karena itu KPU mengangkat  tema, Pilkada Matupa, Mataho dan Maraso.

Meniatkan Pilkada sebagai  momentum untuk melahirkan pemimpin yang cerdas dan pandai, pemimpin yang baik maupun bersih.

"Kami berharap dukungan dari semua pihak untuk menciptakan Pilkada yang berintegritas. Hilangkan stigma Pilkada yang ricuh. Dilaksanakan dengan penuh kegembiraan," ajak Suaeb.

Pj. Wali Kota Bima diwakili Asisten 1,  H Alwi Yasin mengatakan, segala sesuatu yang diawali dengan baik, maka hasilnya akan baik. KPU Kota Bima katanya, ingin pelaksanaan Pilkada 2024 lebih baik dari sebelumnya.

"Amanat dari Pj. Wali Kota Bima, mari kita ikuti tahapan Pilkada dengan baik, masyarakat tidak boleh Golput," pintanya.

Sementara Ketua Devisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi NTB, Mastur menjelaskan, Pilkada sebagai proses untuk menentukan pemimpin ke depan.

Pada pelaksanaan Pilpres dan Pileg sebelumnya, di KPU Kota Bima cukup aman.  Tidak ada gugatan PHPU yang masuk seperti KPU daerah lain di NTB.

"Diharapkan KPU Kota Bima bisa mempertahankan keberhasilan seperti  pada Pilpres dan Pileg sebelumnya," harap Mansyur.

Karena diakui, KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara dan pengawas berada di pusaran kepentingan politik. 

"Jangan sampai kita terseret dalam pusaran itu sehingga muncul masalah secara etik maupun hukum," tandasnya.(red)

Kamis, 16 Mei 2024

Polres Bima Kota Ungkap Kasus Pengoplosan LPG Bersubsidi

Pelaku
Waka Polres Bima Kota, Kompol Herman bersama tersangka AR dan barang bukti tabug LPG non subsidi hasil oplosan dari LPG subsidi

bimanews.id-Polres Bima Kota berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan atau niaga bahan bakar gas bersubsidi di RT 01 RW 01 Lingkungan Lela, Kelurahan Jatibaru Barat, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Oknum AR, 25 tahun ditetapkan tersangka, karena diduga memindahkan isi tabung LPG 3 kg bersubsidi ke tabung gas non-subsidi dan mencampurnya dengan benda lain untuk dijual.

Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, dalam konferensi pers mengungkapkan,  AR melanggar Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas, yang telah diubah ketentuannya pada Pasal 40 angka 9 UU RI No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.

Pengungkapan kasus pengoplosan LPG bersubsidi  ini ketika anggota Unit Tipidter Satuan Reskrim Polres Bima Kota menerima informasi dari masyarakat tentang kegiatan ilegal di rumah AR. Setelah melakukan penyelidikan, didapati AR sedang mengangkut tabung gas LPG non-subsidi hasil oplosan ke  mobil Suzuki New Carry. 

Polisi kemudian membuntutinya  hingga Pasar Senggol Kota Bima. Sehingga AR diamankan bersama mobil yang mengangkut  gas oplosan dan dibawa kembali ke rumahnya untuk pengembangan kasus.

"Di rumah tersangka, kami menemukan alat dan bahan untuk mengoplos gas LPG, termasuk 34 tabung gas 3 kg subsidi kosong, 1 tabung gas 12 kg non-subsidi kosong, 5 regulator kopling, segel tabung gas, dan berbagai alat lainnya," jelas Kompol Herman.

Barang bukti yang disita antara lain, Mobil Suzuki New Carry hitam Nopol EA 8220 SE, 9 tabung gas 12 kg non-subsidi, 4 tabung gas 5,5 kg non-subsidi, 35 tabung gas 3 kg subsidi kosong, 5 regulator kopling, 1 paket segel gas 12 kg non-subsidi, 50 plastik segel warna merah, 70 segel gas 3 kg subsidi warna merah, 33 segel gas LPG 3 kg subsidi dengan plastik segel, Ember berisi plastik es batu dan Timbangan, potongan baliho dan sejumlah peralatan lainnya.

Modus operandinya,  AR adalah membeli gas 3 kg subsidi dari pengecer di Kota Bima dan mengumpulkannya di rumah. Kemudian membeli tabung gas non-subsidi kosong ukuran 5,5 kg dan 12 kg.

Dengan menggunakan regulator kopling, gas dari tabung 3 kg dipindahkan ke tabung non-subsidi yang lebih besar. Menggunakan es batu untuk mendinginkan proses transfer gas.

Setelah tabung non-subsidi terisi, AR memasang segel yang dibeli secara online dan menjual gas oplosan tersebut dengan harga lebih tinggi di wilayah Rasbar dan Raba.

"Setelah tabung non-subsidi terisi, dia memasang segel yang dibeli secara online dan menjual gas oplosan tersebut dengan harga lebih tinggi di wilayah Rasanae Barat dan Raba," ungkapnya. 

Dari setiap tabung gas oplosan 12 kg non-subsidi, AR mendapatkan keuntungan sebesar Rp 55.000. Sementara dari tabung 5,5 kg non-subsidi dia mendapat untung Rp 20.000 per tabung.

"Kini AR beserta barang bukti sedang diproses di Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti hukum lebih lanjut," tambah Kompol Herman.

Dengan terungkapnya kasus ini, Polres Bima Kota berkomitmen untuk terus memberantas praktik ilegal yang merugikan masyarakat dan negara demi menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Bima Kota. (red)

Selasa, 14 Mei 2024

Baliho Ummi Rohmi-H.Firin Bertebaran, Perindo: Ummi Rohmi Harus Calon NTB 1

Rohmi
Baliho pasangan Hj. Sitti Rohmi Djalilah-H.W.Musyafirin sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB yang terpasang di jalan Lintas Panda, Kabupaten Bima.  

bimanews.id-Situasi politik jelang Pilgub NTB mendatang semakin menghangat. Setelah baliho pasangan Dr. Zulkieflimansyah-Hj. Sitti Rohmi Djalilah menjamur di sejumlah titik di wilayah KSB, kini baliho pasangan Sitti Rohmi Djalilah-H.W.Musyafirin yang juga bermunculan.

Tak hanya di KSB, baliho pasangan mantan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023 dan Bupati KSB dua periode ini juga menyebar hingga ke Kabupaten Sumbawa, Dompu, Bima, Kota Bima hingga Pulau Lombok.

H.W.Musyafirin yang konfirmasi terkait dengan kemunculan baliho tidak menampik saat ini baliho dirinya dengan Ummi Rohmi yang juga Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NWDI itu menghiasi hampir seluruh wilayah Pulau Sumbawa dan Lombok. Baliho tersebut menurut bupati yang juga ketua PC NU KSB ini merupakan kerja-kerja relawan pemenangan Umi Rohmi-H.Firin.

‘’Disikapi santai saja. Itu bentuk dukungan dari para relawan tentang pasangan Sitti Rohmi-H.Firin,’’ katanya dihubungi via ponsel, kemarin.

H.Firin tak menampik, kemunculan baliho Umi Rohmi dan dirinya berpasangan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur NTB terjadi setelah pertemuannya dengan Ummi Rohmi di Pancor, Lombok Timur beberapa waktu lalu.

‘’Mungkin karena pertemuan itu juga membahas Pilgub, sehingga munculah baliho ini,’’ katanya.

Diakui, saat pertemuan dengan Ummi Rohmi di kediamannya di Pancor, Lombok Timur beberapa waktu lalu sempat membahas Pilkada NTB. ‘’Ya, kita membahas banyak hal. Termasuk Pilkada NTB,’’ tambahnya.

Terpisah, Sekretaris Perindo NTB, M. Nasib Ikroman dikonfirmasi mengakui, saat ini baliho Hj. Sitti Rohmi Djalilah berpasangan dengan H.W.Musyafirin bertebaran,  tak hanya di KSB tapi juga di ke seluruh wilayah Pulau Sumbawa dan Lombok.

‘’Kami dapat laporan dari kader di bawah, baliho pasangan ini sudah cukup banyak,’’ akunya.

Apakah pasangan Umi-Rohmi dengan H. Firin sudah final? Anggota DPRD NTB terpilih pada pemilu Februari lalu Dapil Lombok Timur ini mengaku, semua masih berproses. Namun ia menegaskan, sikap Perindo NTB pada Pilgub NTB mendatang tidak berubah, Ummi Rohmi NTB 1 (calon gubernur. red).

‘’Perindo sejak awal konsisten menempatkan Ummi Rohmi sebagai sebagai NTB 1. Itu yang saat ini kami kawal sesuai dengan aspirasi dari kader dan pengurus Perindo se NTB,’’ terangnya.

Aspirasi yang muncul di tengah masyarakat lanjutnya sejalan dengan keinginan dan harapan Perindo sejak awal. Diakuinya, aspirasi mendorong Ummi Rohmi maju di Pilgub NTB sebagai calon gubernur juga didatang dari berbagai arah.

‘’Opsi ini layak untuk dijadikan prioritas utama. Kenapa tidak, karena kami dari awal sudah memasang Ummi Rohmi sebagai NTB 1,’’ tandasnya.

Terkait kemunculan baliho yang kemudian menempatkan Ummi Rohmi sebagai calon gubernur NTB dan H.W.Musyafirin sebagai calon wakil gubernur hal tersebut diakuinya tidak lepas dari bentuk dukungan, agar mantan wakil gubernur NTB periode 2018-2023 ini maju sebagai calon gubernur.

‘’Kami sangat menghargai apa yang sudah dilakukan para relawan yang memasang baliho-baliho saat ini,’’ urainya.

Bagaimana dengan baliho yang menempatkan Ummi Rohmi sebagai calon wakil gubernur dan Dr. Zulkieflimansyah sebagai calon gubernur? Acip demikian politisi muda ini disapa mengaku, terkait aspirasi Zul-Rohmi tetap menjadi catatan.

‘’Tapi tidak menjadi prioritas, sebab tidak menempatkan Ummi Rohmi sebagai NTB 1,’’ tandasnya. (dit)

Senin, 13 Mei 2024

Pilkada Kota Bima, Tidak Ada Calon Perseorangan Mendaftar

Dokumen
Ketua KPU Kota Bima, Suaeb ketika menyerahkan dokumen kepada Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina beberapa waktu lalu.

bimanews.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima telah mengumumkan jadwal penyerahan syarat minimal dan persebaran dukungan untuk Bakal Pasangan Calon Perseorangan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima Tahun 2024.  Dimulai tanggal 8-12  Mei 2024. 

Namun, hingga hari terakhir, tidak satu pun tim penghubung maupun bakal pasangan calon perseorangan yang menyerahkan dokumen persyaratan dukungan ke KPU Kota Bima.

Ketua KPU Kota Bima, Suaeb menjelaskan,  berdasarkan Keputusan KPU Nomor 532 Tahun 2024, hari terakhir pemenuhan persyaratan dukungan dan persebaran minimal bakal pasangan calon perseorangan, tanggal 12 Mei 2024.

“Sampai pada waktu yang ditentukan, yaitu Minggu, 12 Mei pukul 23.59 Wita, tidak  satu pun masyarakat Kota Bima menyerahkan dokumen persyaratan dukungan untuk bakal pasangan calon perseorangan,” terangnya.

Dengan demikian, tidak ada bakal pasangan calon melalui jalur perseorangan yang akan berkompetisi pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima tahun 2024. 

“Sesuai amanat Keputusan KPU Nomor 532 Tahun 2024, jadwal penyerahan dokumen persyaratan dukungan hanya lima hari saja, karena akan memasuki tahapan selanjutnya,” sebut Suaeb.

Suaeb memastikan tidak ada perpanjangan masa penyerahan persyaratan dukungan untuk bakal calon perseorangan. 

“Sesuai ketentuan, tanggal 13 Mei 2024, kita memasuki tahapan verifikasi administrasi dokumen syarat dukungan oleh KPU,” katanya.

Disebutkan, awalnya ada warga Kota Bima yang konsultasi terkait dengan syarat, waktu dan tahapan untuk calon perseorangan. Namun setelah ditunggu sesuai jadwal yang sudah ditentukan, yang bersangkutan tidak hadir di Kantor KPU Kota Bima.

“Sampai dengan hari terakhir, tidak ada tim penghubung atau Bapaslon yang meminta dibukakan Akun SILON,” jelasnya.

Untuk diketahui, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Bima Nomor 219 Tahun 2024,  jumlah dukungan yang harus dikumpulkan untuk pasangan calon perseorangan  paling sedikit 11.235. tersebar paling sedikit pada 3 kecamatan yang ada di Kota Bima.

“Karena Kota Bima hanya ada lima kecamatan, maka persebaran dukungan harus minimal pada tiga kecamatan,” pungkasnya. (red)

Sabtu, 11 Mei 2024

Kasus Oknum Kades Diduga Cabuli Siswi SMA Di Mobil Berakhir Damai

 

Ilustrasi
Ilustrasi 

bimanews.id-Oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima  yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap korban siswi SMA, 17 tahun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh unit PPA Polres Bima Kabupaten. 

Namun, kasus tersebut telah  diselesaikan secara kekeluargaan. Keluarga korban mencabut laporan mereka di Polres Bima Kabupaten

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu Punguan Hutahaean mengatakan,  laporan kasus dugaan pelecehan seksual itu telah dicabut pihak keluarga korban atau pelapor. Kedua pihak memilih menyelesaikan perkara tersebut secara kekeluargaan.

“Sudah (dicabut). Silahkan konfirmasi ke korbanya (pelapor),” kata Kasat, pekan lalu.

Kasus dugaan pelecehan seksual itu sudah dilakukan serangkaian penyelidikan hingga penetapan tersangka. Baik pihak korban dan terduga pelaku sudah diperiksa. 

Kasat juga menegaskan, kasus itu bisa dihentikan jika pelapor mencabut laporannya, meski terduga pelaku sudah ditetapkan tersangka.

“Bisa, apabila korban tidak mau melanjutkan laporannya,” jelas Kasat.

Diberitakan sebelumnya, oknum Kades di Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima inisial Y ditangkap polisi karena diduga mencabuli gadis remaja berusia 17 tahun. Penangkapan kades itu berdasarkan laporan orang tua korban. 

Aksi pelecehan seksual itu terjadi di dalam mobil milik terduga pelaku pada 8 April 2024. Saat itu mereka terpaksa bermalam di jalan wilayah Kecamatan Langgudu karena mobil yang mereka tumpangi terjebak di lumpur.

Kejadian itu berawal saat korban hendak pulang ke kampung karena sedang sakit. Orang tua korban yang mengetahui oknum Kades berada di Kota Bima meminta untuk menjemput korban. Selain korban, dalam mobil tersebut juga terdapat anak terduga pelaku dan seorang teman korban.

Di tengah perjalan, mobil mereka terjebak beberapa jam. Sejumlah warga pun ikut membantu mendorong mobil tersebut ke tempat yang lebih aman.

Karena sudah larut malam, mereka memilih untuk bermalam di jalan. Anak terduga pelaku dan teman korban beristirahat di berugak pinggir jalan yang tidak jauh dari mobil. Sementara korban tidur di kursi belakang mobil.

Melihat korban tidur sendirian, dimanfaatkan oleh terduga pelaku. Tanpa basa basi, oknum Kades itu membuka pintu mobil lalu mencabuli korban. Korban tak berani teriak karena takut. Korban mencerita kejadian itu pada orang tuanya setelah tiba di rumah. Kasus itu pun dilaporkan ke Polsek Langgudu. (red)

Ad Placement

Kota Bima

Bima

Dompu