Curigai Kematian Seorang Warga Karena Disantet, Sekelompok Warga Di Dompu Tutup Jalan - Bima News

Jumat, 22 Maret 2024

Curigai Kematian Seorang Warga Karena Disantet, Sekelompok Warga Di Dompu Tutup Jalan

Tutup
Sekelompok Warga Desa Bakajaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu menutup jalan menuntut Pasutri yang dicurigai sebagai dukun santet dilepas Polres Dompu, Kamis (21/3)
 

bimanews.id-Blokade terus saja dilakukan sekelompok warga dalam menuntut sesuatu. Kamis siang (21/3), sekelompok warga di Desa Bakajaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu menutup jalan lintas kecamatan Woja.

Aksi blokade jalan itu menuntut pasangan suami istri (Pasutri) inisial A dan S warga Desa Bakajaya yang mengamankan diri di Polres Dompu dibebaskan. Karena sebelumnya,  Pasutri lanjut usia itu mengamankan diri untuk menghindari reaksi warga karena dituduh sebagai dukun santet.

Praktis aksi blokade jalan tersebut menyebabkan arus lalu lintas macet total. Sejumlah pengendara yang ke arah Kota Dompu maupun sebaliknya harus memilih jalur lain.

Tuduhan terhadap Pasutri itu mencuat setelah seorang warga desa setempat inisial SG, 50 tahun meninggal dunia diduga akibat disantet. Karena dari informasi yang berkembang, sebelum jatuh sakit dan meninggal, SG sempat cekcok dengan pasutri tersebut. Sehingga pasutri itu dicurigai menyantet SG.

Camat Woja Edyson mengaku, blokade jalan dilakukan pihak keluarga SG. Blokade jalan kata dia, berhasil dibuka Kamis sore  setelah pihaknya bersama TNI melakukan pendekatan dan mediasi dengan warga.

"Blokade jalan sudah kami buka tadi sore (Kamis)," kata Edyson.

Terkait tuntutan warga meminta pasutri itu dilepas kata Edyson, secara hukum tidak mungkin dikabulkan pihak kepolisian. Menurutnya, pasutri tersebut untuk sementara masih diamankan di Polres Dompu. (red)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda