Ketua Bawaslu Kota Bima Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA - Bima News

Senin, 12 Februari 2024

Ketua Bawaslu Kota Bima Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Apel
Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina
 

bimanews.id-Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bima menggelar apel siaga patroli pengawasan menghadapai masa tenang hingga pungut hitung suara pemilu 2024. Temanya, Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Apel siaga yang berlangsung  di halaman kantor Wali Kota Bima, Minggu (11/2) diikuti Pj Wali Kota Bima, TNI, Polri, KPU Kota Bima, Kejaksaan Negeri Bima, Kesbangpol, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta seluruh jajaran pegawas Pemilu Panwaslu Kecamatan, PKD dan Pengawas TPS.

Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina yang bertindak sebagai inspektur apel menyampaikan, telah melakukan berbagai upaya serius  untuk mengakselerasi kesiapan dan kematangan seluruh jajaran dalam menghadapi setiap tahapan pemilu.

Termasuk menyiapkan pengawasan masa tenang, pemungutan suara, penghitungan suara dan rekapitulasi. Begitu juga dengan kesiapan penanganan pelanggaran dan potensi sengketa proses pemilu.

“Tugas mengawasi pemilu  merupakan panggilan mulia yang harus kita tuntaskan dengan baik. Sepatutnya kita meminta pertolongan Tuhan, agar dikuatkan dalam menunaikan tugas dengan baik, hingga seluruh jajaran bawaslu dapat mempertanggungjawabkan amanah ini di hadapan Tuhan dan seluruh rakyat Indonesia,” kata Atina.

Masa tenang  merupakan salah satu fase krusial dalam pelaksanaan pemilu yang akan menguji integritas seluruh elemen bangsa.  Termasuk didalamnya Bawaslu dan Peserta Pemilu.

Masa tenang  kata Atina, cenderung diwarnai dengan praktik-praktik kecurangan, seperti politik uang, propaganda isu SARA, penyebaran berita bohong untuk saling menjatuhkan.

Bahkan tak jarang terjadi benturan kekerasan antar massa pendukung peserta pemilu

Politik uang jelas melecehkan kecerdasan pemilih, merusak tatanan demokrasi serta meruntuhkan harkat dan martabat kemanusiaan.

‘’Seluruh jajaran pengawas pemilu bersama masyarakat kita tolak dan lawan politik uang, demi pemilu yang bersih, berintegritas dan bermartabat,’’ ajaknya.

Melalui apel siaga patroli pengawasan ini, seluruh Bawaslu berdiri serentak sebagai tanda kesiapan mengawasi tahapan puncak pemilu 2024.

‘’Kerja pengawasan yang kita lakukan selama hampir 2 tahun ini akan sia-sia, jika kita gagal pada tahapan puncak ini. Jaga integritas,’’ tandasnya.

Sementara Penjabat Wali Kota Bima menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran pengawas pemilu serta stakeholder telah mengawal masa kampanye selama ini.

Untuk menciptakan suasana kondusif selama masa tenang, seluruh pengawas pemilu diharapkan berkomitmen menegakkan peraturan yang ada

“Saya meminta pengawas pemilu menjaga netralitas, profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugas. Hindari segala bentuk intervensi serta konflik kepentingan selama bertugas,” ingatnya.

Semua jajaran terkait, mulai Panwaslu kelurahan, petugas KPPS, linmas, TNI, Polri untuk bersama-sama menjaga kondusifitas  selama masa tenang. Memperkuat sinergi dan koordinasi, mulai dari aparat penegak hukum, Bawaslu, KPU, pemerintah daerah serta masyarakat untuk memastikan masa tenang berjalan kondusif. 

‘’Pengawasan yang kuat akan memperkuat pula kepercayaan rakyat terhadap proses pemilu dan demokrasi sebagai sistem politik Indonesia,’’ katanya.

Apel siaga pagi hari ini bertepatan dengan dimulainya masa tenang pada tahapan Pilpres dan Pileg 2024. Dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan  umum menegaskan,  pada masa tenang tidak diperkenankan adanya publikasi apapun yang mengarah pada kepentingan kampanye. (red)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda