Satu Warga Positif Covid-19 Asal Kota Bima, Saat Ini Tugas di Lombok Timur - Bima News

Jumat, 17 April 2020

Satu Warga Positif Covid-19 Asal Kota Bima, Saat Ini Tugas di Lombok Timur




MATARAM-Jumat (17/4), tim gugus provinsi NTB merilis penambahan jumlah warga NTB yang terjangkit covid-19.





Satu diantaranya, warga asal Kota Bima yang merupakan penduduk ber-KTP Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima.





Informasi terakhir diperoleh, pasien nomor 48 atas nama Tn A, usia 32 tahun yang disebut asal Kota Bima itu diketahui saat ini sedang bertugas di Kabupaten Lombok Timur.





Dalam rilis resminya, tim gugus menyebut telah memeriksa 53 sampel dengan hasil 45 sampel negatif dan 8 sampel baru positif Covid-19. Kasus positif pertama yakni, Pasien nomor 48 atas nama Tn A, berjenis kelamin laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara Kecamatan Raba Kota Bima. 





Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Sukabumi Jawa Barat dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 di Sukabumi. Saat ini dalam keadaan baik dan sedang menjalani karantina di bawah pengawasan ketat. 





Kedua, Pasien nomor 49, atas nama Tn ATW, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik,Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke SukabumiJawa Barat dalam 14 hari sebelum sakit.





Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 di Sukabumi. Saat ini dalam keadaan baik dan sedang menjalani karantina di bawah pengawasan ketat.





Pasien nomor 50, atas nama  Ny BSD. Perempuan berusia 32 tahun, penduduk Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Sukabumi Jawa Barat dalam 14 hari sebelum sakit.





Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 di Sukabumi. Saat ini dalam keadaan baik dan sedang menjalani karantina di bawah pengawasan ketat. Pasien nomor 51, atas nama Tn. LEP. Laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Brangbiji, Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa.





Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Jawa Barat dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 di Sukabumi. Saat ini dalan keadaan baik dan sedang menjalani karantina di bawah pengawasan ketat dari atasannya.





Pasien nomor 52, atas nama Tn T. Laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Jurit Banu Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombak Timur. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Socdjono Selong dengan kondisi baik.





Kemudian, pasien nomar 53, atas nama Tn LAM, laki-laki berusia 39 tahan, penduduk Desa Jurit Baru Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki riwayat perjalaman ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R Soecjono Selong dengan kondisi baik.





Selanjutnya, pasien nomor 54, atas nama Tn. M, laki-laki berusia usia 38 tahun, penduduk Desa Terara. KecamatanTerara, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Soedjono Selong dengan kondisi baik. 





Terakhir, Pasien nomor 55, atas nama Tn. IK, laki-laki berusia 51 tahun, penduduk Desa Olat Rarang, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD HL Manambai Abdulkadir Sumbawa dengan kondisi baik.





Tim gugus provinsi mengatakan, dengan adanya tambahan 8 kasus baru terkonfirmasi Positif Covid-19 dan belum ada yang sembuh baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai pada Jumat malam sebanyak 55 orang. Dengan rincian 11 orang sudah sembuh, 2 meninggal dunia, 42 orang masih positif dan dalam keadaan baik.





Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. (tin)








Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda