Yakin, PDIP akan Mendukung Bapaslon IMAN - Bima News

Wednesday, 12 August 2020

Yakin, PDIP akan Mendukung Bapaslon IMAN

BIMA-Dinamika politik menjelang Pilkada Kabupaten Bima tahun 2020 ini cukup menyita perhatian. Terutama terkait arah dukungan partai politik dalam mengusung bakal calon untuk maju pada kontestasi politik lima tahunan.

Beberapa partai saat ini menjadi juru kunci. Sangat menentukan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) itu bisa mendaftar di KPU atau tidak.  Seperti PDIP, Nasdem dan Demokrat.

Di kubu Bapaslon dr H Irfan dan H Herman Alfa Edison (IMAN) saat ini baru mengantongi SK dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) KS dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Sementara PDIP yang sebelumnya  juga disebut-sebut sebagai partai pengusung, belum memberikan keputusan.

Ketua Tim Pemenangan Sementara IMAN, Ilham Yusuf mengakui hal itu. Kata dia, baru dua partai yang sudah final memberikan dukungan pada IMAN, yakni PKS dan Hanura. Untuk PDIP, sementara ini  belum.

‘’Kalau PDIP, tanggal  18 Agustus akan keluarkan SK dukungan untuk IMAN,’’ katanya pada media ini, Rabu (12/8) kemarin.

Anggota DPRD Kabupaten Bima ini optimis, PDIP akan memberikan dukungan pada Bapaslon IMAN. Karena Selasa (11/8) dr Irfan dan H Herman Alfa Edison dipanggil  DPP PDIP untuk menyelesaikan administrasi.

‘’Kalau PDIP insyaAllah 90 persen arah dukungannya ke IMAN. Tinggal menunggu SK,’’ optimisnya.

Malah kata dia, ada satu partai yang bakal ikut mendukung pasangan IMAN. Tapi itu nanti, sambil melihat dimanika yang terjadi sebelum pendaftaran di KPU.

‘’Kalau PKS dan Hanura yang mendukung IMAN, belum memenuhi syarat untuk mengusung satu pasangan calon. Tapi InsyaAllah PDIP akan merapat ke kubu kita,’’ yakinnya.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bima, Nurdin M Amin  ketika ditanya soal arah dukungan partai Banteng Moncong Putih, tidak secara tegas mengatakan akan kemana.

"Prinsipnya, kami akan mendukung Bapaslon yang searah dengan pemikiran PDIP. Yang mau berjuang untuk masyarakat awam, kecil dan itu paling  mendasar," katanya ketika  dikonfirmasi Radar Tambora, kemarin.

Pria yang akrab disapa Digon ini mengaku, selama ini rutin membangun komunikasi politik dengan Bapaslon berjargon,  Bima Baru. Hanya saja belakangan katanya,  mulai jarang.

"Kalau diajak, iya ok. Tapi,  kalau tidak kita kembali kepada keputusan partai," jelas mantan  anggota DPRD  Kabupaten Bima dua periode ini. (gun)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda