Bima News: Ekonomi Bisnis
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Bisnis. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 September 2026

Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan, Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati

Bank NTB Syariah


bimanews.id– PT Bank NTB Syariah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor-sektor strategis di daerah, termasuk sektor kesehatan. Terbaru, Bank NTB Syariah melakukan penjajakan peluang kerja sama dengan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Permata Hati dalam rangka mendukung pengembangan layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PT Risa Permata Hati, Prof. Dr. Akram Arsyad Sukma, M.Si., beserta jajaran manajemen, serta Direktur Dana dan Transaksi PT Bank NTB Syariah, Adhi Susantio.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing institusi. Salah satu pembahasan mencakup rencana pengembangan dan ekspansi bisnis RSIA Permata Hati yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas serta kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan ibu dan anak di Nusa Tenggara Barat.

Direktur Dana dan Transaksi PT Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama tersebut membuka peluang pemanfaatan berbagai produk dan layanan perbankan syariah untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis RSIA Permata Hati sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, peluang kolaborasi juga dapat mencakup pemanfaatan layanan transaksi dan perbankan digital yang dapat mendukung pengelolaan keuangan secara lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

“Bank NTB Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan dan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Dalam pertemuan ini, kami membahas berbagai peluang sinergi yang dapat dikembangkan bersama RSIA Permata Hati, mulai dari layanan transaksi dan perbankan digital hingga solusi pembiayaan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” ujar Adhi Susantio.

Sementara itu, Direktur Utama PT Risa Permata Hati, Prof. Dr. Akram Arsyad Sukma, M.Si., menyambut positif pertemuan dan komunikasi yang telah dilakukan. Menurutnya, penjajakan sinergi dengan Bank NTB Syariah membuka peluang untuk mendukung agenda pengembangan fasilitas serta perluasan layanan RSIA Permata Hati ke depan.

“Kami menyambut baik komunikasi dan penjajakan yang dilakukan bersama Bank NTB Syariah. Kami berharap pembahasan ini dapat berkembang menjadi bentuk kerja sama yang saling memberikan manfaat dan mendukung agenda pengembangan layanan kesehatan yang kami rencanakan,” ungkap Prof. Akram.

Melalui pertemuan dan penjajakan ini, Bank NTB Syariah dan RSIA Permata Hati berharap dapat membangun peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Ke depan, sinergi yang dapat dikembangkan diharapkan turut memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan sektor kesehatan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat, khususnya dalam layanan kesehatan ibu dan anak.(red) 

Sabtu, 29 Agustus 2026

Menuju Pelabuhan Perikanan Digital, Bank NTB Syariah dan Dinas Perikanan NTB Perkuat Ekosistem Pembayaran

Pelabuhan


bimanews.id- Upaya mendorong transformasi digital di sektor kelautan dan perikanan terus diperkuat melalui sinergi antara Dinas Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan PT Bank NTB Syariah. Kolaborasi tersebut diarahkan pada digitalisasi layanan pembayaran jasa pelabuhan perikanan, khususnya untuk aktivitas bongkar muat ikan.

Digitalisasi layanan pembayaran ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pelabuhan perikanan yang lebih modern, mudah, cepat, transparan, dan akuntabel. Melalui pemanfaatan layanan perbankan, proses pembayaran jasa kepelabuhanan diharapkan dapat dilakukan secara lebih praktis sekaligus memudahkan proses pencatatan dan monitoring transaksi.

Kepala Dinas Perikanan Provinsi NTB, Muslim, ST., M.Si., menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan di sektor perikanan.

“Digitalisasi layanan pembayaran jasa pelabuhan perikanan merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, transparan dan akuntabel kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan pelaku usaha perikanan. Kami berharap sinergi dengan Bank NTB Syariah ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem layanan pelabuhan perikanan yang semakin modern dan terintegrasi,” ujar Muslim.

Pelabuhan

Menurutnya, digitalisasi juga diharapkan dapat memberikan kepastian dalam proses pembayaran sekaligus memperkuat sistem administrasi dan pengawasan penerimaan jasa pelabuhan.

“Dengan sistem pembayaran yang terdigitalisasi, setiap transaksi dapat tercatat dengan lebih baik sehingga memudahkan monitoring dan evaluasi. Ke depan, kami ingin agar digitalisasi ini tidak berhenti pada pembayaran saja, tetapi dapat dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan layanan dalam ekosistem perikanan,” tambahnya._

Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah, mengatakan bahwa Bank NTB Syariah siap mendukung transformasi digital yang dilakukan pemerintah daerah, khususnya dalam menghadirkan solusi pembayaran yang aman, mudah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

_“Bank NTB Syariah memiliki komitmen untuk terus mendukung digitalisasi layanan pemerintah daerah. Kami melihat sektor perikanan memiliki potensi ekonomi yang besar, sehingga diperlukan ekosistem transaksi yang efisien dan terintegrasi. Digitalisasi pembayaran jasa pelabuhan perikanan ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana layanan perbankan dapat memberikan manfaat langsung kepada pemerintah maupun masyarakat,” ungkap Ferry._

Ferry menambahkan, sinergi tersebut tidak hanya berorientasi pada kemudahan transaksi, tetapi juga pada penguatan tata kelola dan transparansi.

_“Kami ingin memastikan bahwa digitalisasi memberikan nilai tambah, bukan hanya dari sisi kecepatan dan kemudahan pembayaran, tetapi juga dari aspek transparansi, akuntabilitas, monitoring dan pengelolaan risiko. Karena itu, Bank NTB Syariah siap bersinergi dengan Dinas Perikanan NTB untuk membangun sistem yang sesuai dengan kebutuhan operasional di lapangan,”_ jelasnya.

Digitalisasi pembayaran jasa pelabuhan perikanan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak dalam ekosistem perikanan, mulai dari nelayan, pemilik kapal, pedagang ikan, pelaku usaha, pengelola pelabuhan hingga pemerintah daerah.

Dengan transaksi yang terdokumentasi secara digital, proses administrasi dapat dilakukan secara lebih efisien dan data transaksi dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari monitoring serta pengambilan keputusan.

Sinergi Dinas Perikanan Provinsi NTB dan Bank NTB Syariah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital dan inklusi keuangan di sektor kelautan dan perikanan. Kehadiran layanan pembayaran digital diharapkan dapat mendorong masyarakat perikanan untuk semakin familiar dengan transaksi non-tunai serta memanfaatkan layanan keuangan formal.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan menuju ekosistem layanan perikanan yang semakin terintegrasi, sehingga digitalisasi tidak hanya menghadirkan kemudahan pembayaran, tetapi juga mampu mendukung peningkatan efisiensi, transparansi, dan produktivitas sektor kelautan dan perikanan di Provinsi NTB. (red) 

Kamis, 27 Agustus 2026

Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis

Bank NTB Syariah


bimanews.id- Bank NTB Syariah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bertempat di Mataram.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Islam Al-Azhar, Dr. Ir. Muh. Ansyar, M.P., bersama Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah.

Nota Kesepahaman ini menjadi landasan hukum dan payung kolaborasi bagi kedua belah pihak untuk bersinergi dalam pemanfaatan potensi dan sumber daya yang dimiliki. Ruang lingkup kerja sama mencakup penyelenggaraan bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, 

Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko PT Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen nyata Bank NTB Syariah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi serta penyiapan SDM yang unggul dan berdaya saing.

"Sinergi antara dunia perbankan syariah dan lembaga pendidikan tinggi seperti Universitas Islam Al-Azhar sangat penting. Kami berharap kolaborasi ini dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan industri keuangan syariah, serta kemajuan daerah," ujar Ferry Ardiansyah.

Sementara itu, pihak Universitas Islam Al-Azhar menyambut baik kemitraan ini sebagai langkah penting dalam mengoptimalkan peran perguruan tinggi untuk mencetak lulusan yang siap beradaptasi dengan kebutuhan industri keuangan syariah.

Melalui kesepakatan ini, implementasi dari setiap ruang lingkup kegiatan nantinya akan ditindaklanjuti secara teknis melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersendiri antara unit kerja dan fakultas terkait di lingkungan UNIZAR dengan unit di Bank NTB Syariah. (red) 

Senin, 24 Agustus 2026

Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako.

Bank NTB Syariah


bimanews.id-Bank NTB Syariah bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa pasokan air bersih dan paket sembako bagi masyarakat terdampak musibah kebakaran di kawasan cagar budaya Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

​Aksi tanggap bencana ini direalisasikan melalui koordinasi jaringan kantor operasional Bank NTB Syariah di wilayah kerja terkait, yakni Kantor Cabang (KC) Praya dan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pujut, guna memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran.

​Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Desa Adat Sade sekaligus menegaskan komitmen perbankan dalam mendampingi warga di masa darurat.

​"Kami atas nama manajemen dan seluruh insan Bank NTB Syariah menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Adat Sade. Sebagai bentuk kepedulian sosial dan keprihatinan kami, Bank NTB Syariah langsung bergerak menyalurkan bantuan pasokan air bersih serta paket sembako untuk meringankan beban kebutuhan pokok warga terdampak di pengungsian.

​Penyaluran bantuan ini kami jalankan melalui koordinasi antara Kantor Cabang Praya dan Kantor Cabang Pembantu Pujut sebagai unit kerja terdekat di wilayah operasional kami. Kami terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, serta tokoh masyarakat setempat agar penanganan darurat dan proses pemulihan kawasan Sade dapat berlangsung dengan baik."

​Bantuan pasokan air bersih dan paket sembako tersebut difokuskan untuk pemenuhan gizi, ketersediaan sanitasi, serta konsumsi harian warga terdampak selama masa darurat. Bank NTB Syariah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna memberikan dukungan pemulihan lanjutan bagi masyarakat terdampak. (red) 

Kamis, 20 Agustus 2026

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Hari Kemerdekaan Bagi Pahlawan Devisa

 

Bank NTB Syariah

bimanews.id– Dalam suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Bank NTB Syariah memberikan kado spesial bagi para pahlawan devisa asal Nusa Tenggara Barat. Bank NTB Syariah secara resmi menjalin kerja sama dengan PT Wira Karitas dalam penjaminan penyaluran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), Rabu (19/8/2026).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Kantor Utama Bank NTB Syariah, Mataram, ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB, H. Aidy Furqan, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Hj. Baiq Nelly Yuniarti, serta Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTB, Kadir. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas sinergi kuat antara pemerintah daerah, instansi pelindungan PMI, dan perbankan syariah daerah.

Direktur Utama PT Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menegaskan bahwa keberadaan PMI memiliki peran yang sangat penting, baik bagi perekonomian keluarga maupun negara. PMI merupakan wujud nyata pahlawan di masa sekarang yang bekerja banting tulang di negeri orang demi menafkahi keluarga sekaligus menyumbang devisa bagi negara.

Oleh karena itu, Bank NTB Syariah berkomitmen penuh (all out) mencari alternatif solusi untuk membantu para sahabat PMI menyiapkan segala kebutuhan dalam rangka keberangkatan bekerja ke luar negeri.

Di samping itu, Nazaruddin menyampaikan bahwa strategi pembiayaan bank daerah harus berakar kuat pada potensi ekonomi lokal, di mana NTB merupakan salah satu daerah pengirim PMI terbesar di Indonesia.

“Kalau kita bicara bank daerah, basisnya harus potensi ekonomi lokal. NTB ini bahkan mengalahkan provinsi besar di Jawa dalam hal jumlah pengiriman PMI ke luar negeri. Karena itu, kami istilahnya jemput bola,” ujar Nazaruddin, Rabu (19/8/2026).

Untuk tahap awal kerja sama ini, Bank NTB Syariah menyiapkan pembiayaan KUR PMI sebesar Rp9 juta per calon PMI dengan jangka waktu pengembalian (tenor) selama tujuh bulan. Ke depan, Bank NTB Syariah juga telah menyiapkan berbagai variasi skema pembiayaan lanjutan untuk mendukung penempatan kerja PMI ke kawasan yang lebih luas, termasuk ke Eropa.

“Untuk skema awal ini nilainya Rp9 juta dengan tenor tujuh bulan. Ke depan, banyak skema pembiayaan lain yang siap disalurkan. Termasuk untuk penempatan ke Eropa dengan skema delapan bulan, itu juga bisa kita biayai,” jelas Nazaruddin.

Melalui kemudahan KUR Syariah ini, Bank NTB Syariah berharap dapat meringankan beban biaya persiapan dan keberangkatan calon PMI, membebaskan masyarakat dari jeratan lembaga keuangan non-formal/rentenir, serta mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga pahlawan devisa di Tanah Air. (*) 

Senin, 03 Agustus 2026

Dukung Program Desa Berdaya NTB, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Budidaya Ayam Petelur untuk Masyarakat Desa Lendang Nangka Utara

Bank NTB Syariah


bimanews.id- Sebagai wujud komitmen nyata dalam mendorong percepatan inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan, Bank NTB Syariah turut berpartisipasi aktif mendukung Program Desa Berdaya Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi NTB.

Dalam keterlibatannya, Bank NTB Syariah menyerahkan Bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Budidaya Ayam Petelur kepada 20 orang penerima manfaat di Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi warga serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat setempat.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi NTB dan Pemkab Lombok Timur yang diwakili oleh Sekda masing-masing, pimpinan OJK Pusat dan Provinsi NTB, kepala dinas terkait, mitra lembaga keuangan lokal dan internasional (Astra Financial, PT SMF, WWB, ILO), serta jajaran Pemerintah Desa dan warga setempat.

Program ini menjadi bagian dari sinergi strategis antara OJK, Pemerintah Provinsi NTB, Bank NTB Syariah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal di tingkat desa.

Direktur Dana dan Transaksi Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, menyampaikan bahwa keikutsertaan Bank NTB Syariah dalam program ini merupakan manifestasi dari fungsi sosial dan bisnis bank syariah untuk memberikan dampak sosial-ekonomi yang positif dan berkelanjutan bagi masyarakat NTB.

"Bank NTB Syariah berkomitmen penuh untuk senantiasa hadir dan berkontribusi nyata dalam memperkuat perekonomian daerah, khususnya melalui keterlibatan aktif pada Program Desa Berdaya bersama OJK dan Pemprov NTB. Penyaluran bantuan budidaya ayam petelur bagi 20 penerima manfaat di Desa Lendang Nangka Utara ini diharapkan menjadi stimulus ekonomi produktif yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, membuka lapangan usaha mandiri, serta mewujudkan kemandirian ekonomi desa berbasis prinsip syariah," ujar Adhi Susantio.

Lebih lanjut, Adhi Susantio menambahkan bahwa sektor usaha mikro dan peternakan rakyat memiliki potensi besar jika dikelola secara terstruktur dan berkelanjutan. Melalui bantuan sarana budidaya ayam petelur ini, para penerima manfaat diharapkan dapat mengelola usahanya secara optimal sehingga hasilnya mampu menopang kebutuhan keluarga sekaligus menggerakkan roda perekonomian di Desa Lendang Nangka Utara.

Ke depan, Bank NTB Syariah akan terus memperluas jangkauan program-program pemberdayaan dan pendampingan keuangan inklusif, guna memastikan akselerasi kesejahteraan masyarakat NTB dapat terwujud secara merata hingga ke pelosok desa. (*) 

Selasa, 28 Juli 2026

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

 

Bank NTB Syariah

bimanews.id-Mengukuhkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank NTB Syariah berpartisipasi aktif dalam aksi penanaman mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove Paremas, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank NTB Syariah ke-62.

Aksi hijau ini terwujud melalui kolaborasi dan sinergi bersama organisasi nirlaba Coral Reef Care yang berfokus pada perlindungan serta pelestarian ekosistem laut khususnya terumbu karang serta Indonesia Biru Foundation (IBF), NGO yang bergerak di bidang konservasi laut, edukasi literasi kelautan, dan pelibatan masyarakat secara inklusif.

Acara yang diinisiasi bersama Yayasan Bale Mangrove Lombok dan Pemerintah Desa Paremas tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Teknologi Informasi Bank NTB Syariah, Rully Feranata, serta disaksikan oleh perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB & Lombok Timur, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB & Lombok Timur, BPDAS Dodokan Moyosari, FORDAS NTB, akademisi, tokoh masyarakat, dan komunitas mitra pelestari lingkungan.

Dalam sambutannya, Direktur Teknologi Informasi Bank NTB Syariah, Rully Feranata, menyampaikan bahwa aksi hijau ini merupakan bentuk kontribusi nyata bank dalam menjaga keseimbangan alam sejalan dengan momentum hari ulang tahun.

"Kegiatan penanaman dan pelestarian mangrove pada hari ini terasa sangat istimewa bagi kami di Bank NTB Syariah. Selain sebagai bentuk komitmen nyata terhadap kepedulian lingkungan dan keberlanjutan (Sustainability/ESG), aksi hijau hari ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Bank NTB Syariah ke-62 yang jatuh pada 5 Juli lalu," ujar Rully.

Rully menekankan bahwa di usia ke-62 tahun, fokus Bank NTB Syariah tidak hanya terbatas pada pengembangan bisnis finansial dan teknologi digital berbasis syariah, tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan hidup.

"Di usia yang ke-62 tahun ini, Bank NTB Syariah tidak hanya berkomitmen untuk terus tumbuh dan bertransformasi memberikan pelayanan finansial berbasis syariah serta teknologi digital terbaik bagi masyarakat, tetapi kami juga ingin memastikan bahwa pertumbuhan lembaga ini berjalan selaras dengan kelestarian alam dan lingkungan sekitar," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya peranan kawasan pesisir dan keterlibatan lintas sektor untuk menjaga ekosistem alami. Mangrove dinilai memiliki fungsi vital sebagai benteng pertahanan pesisir, penyerap karbon, hingga penopang perekonomian masyarakat lokal.

"Semangat keberlanjutan ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak, baik pemerintah, komunitas pelestari lingkungan, akademisi, hingga sektor perbankan. Mari kita jadikan momen ini sebagai langkah nyata dan komitmen berkelanjutan kita dalam menjaga serta merawat bumi untuk generasi masa depan," pungkas Rully.

Melalui penanaman pohon mangrove ini, Bank NTB Syariah bersama para mitra konservasi berharap dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi pelestarian kawasan pesisir dan ekosistem laut di Kabupaten Lombok Timur serta Nusa Tenggara Barat secara berkelanjutan. (*) 

Senin, 27 Juli 2026

Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah & IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur.

Bank NTB syariah


bimanews.id– Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta kesehatan masyarakat, Bank Jatim berkolaborasi dengan Bank NTB Syariah dan lembaga amil zakat Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) menyalurkan bantuan kacamata gratis bagi ratusan pelajar di Jawa Timur. Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut diselenggarakan di Kantor Bank Jatim Cabang Kediri, Kamis (23/7).

Acara ini turut dihadiri langsung oleh Vice President Corporate Secretary Bank Jatim, Fenty Rischana, sebagai bagian dari rangkaian semarak peringatan HUT ke-65 Bank Jatim yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus.

Melalui program sinergi sosial ini, Bank NTB Syariah bersama Bank Jatim turut berkontribusi memberikan bantuan alat bantu penglihatan kepada 220 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di 16 kabupaten/kota di Jawa Timur, termasuk di wilayah Kediri Raya (Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Nganjuk, Ponorogo, Pacitan, dan sekitarnya).

Branch Manager Bank NTB Syariah KC Surabaya, Asrul Akbar, menyampaikan bahwa keterlibatan Bank NTB Syariah dalam kegiatan kepedulian sosial lintas daerah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan keberlanjutan perbankan syariah dalam menunjang masa depan generasi muda.

"Bank yang baik tidak hanya diukur dari kinerja keuangan saja, tetapi juga dari sejauh mana manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pelajar adalah generasi penerus bangsa yang harus mendapat dukungan penuh agar mereka dapat belajar secara optimal tanpa terkendala masalah kesehatan fisik, khususnya penglihatan," ujar Asrul Akbar.

Proses pelaksanaan penyaluran bantuan dijalankan secara transparan dan tepat sasaran bersama IZI Jawa Timur melalui beberapa tahapan, mulai dari penyaringan (screening) awal calon penerima di sekolah-sekolah, dilanjutkan pemeriksaan medis mata secara mendalam, hingga penyerahan unit kacamata beserta perlengkapan alat tulis bagi para pelajar.

Langkah sinergis antar-Bank Pembangunan Daerah (BPD) ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah dan pihak sekolah. Banyak ditemukan kasus di mana para siswa mengalami kelainan refraksi mata (seperti minus atau silinder) yang selama ini tidak disadari dan mengganggu proses belajar mengajar di kelas.

Melalui kolaborasi kemitraan dan kepedulian sosial ini, Bank NTB Syariah berharap dapat terus memperluas jangkauan kebaikan serta memperkuat kerja sama strategis antar-BPD di Indonesia, guna mendorong terciptanya generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing tinggi.(*) 

Senin, 22 Juni 2026

Bank NTB Syariah Kembali Jadi Penyalur KUR, Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Pekerja Migran Indonesia

Bank  NTB Syariah


bimanews.id– Bank NTB Syariah resmi kembali menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) setelah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan (PKP) KUR bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia. Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi momentum penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Melalui kerja sama tersebut, Bank NTB Syariah kembali dipercaya menjadi salah satu lembaga penyalur KUR nasional pada tahun 2026 setelah tidak memperoleh alokasi program KUR selama kurang lebih delapan tahun. Pada tahun ini, Bank NTB Syariah memperoleh plafon penyaluran KUR sebesar Rp40 miliar yang terdiri dari Rp30 miliar untuk sektor UMKM dan Rp10 miliar untuk pembiayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan pemerintah merupakan peluang sekaligus amanah bagi Bank NTB Syariah untuk semakin memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan.

“Kami bersyukur Bank NTB Syariah kembali dipercaya menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat. Ini merupakan momentum penting bagi kami untuk memperluas akses pembiayaan kepada pelaku UMKM dan masyarakat produktif di Nusa Tenggara Barat. Kami ingin pembiayaan KUR yang disalurkan benar-benar mampu mendorong pertumbuhan usaha, meningkatkan daya saing UMKM, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Nazaruddin.

Menurutnya, keberadaan KUR akan memperkuat ekosistem pembiayaan syariah yang selama ini telah dikembangkan Bank NTB Syariah, terutama bagi sektor-sektor produktif yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah seperti perdagangan, pertanian, peternakan, perikanan, industri kreatif, hingga sektor jasa.

Selain untuk pelaku UMKM, alokasi KUR bagi PMI juga diharapkan dapat membantu masyarakat yang akan bekerja ke luar negeri melalui pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan sesuai prinsip syariah. Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia melalui akses pembiayaan yang aman dan legal.

Bank NTB Syariah optimistis penyaluran KUR tahun 2026 dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan inklusi keuangan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Barat. Ke depan, Bank NTB Syariah akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan program KUR dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha yang membutuhkan dukungan permodalan.

Sebagai bank daerah berbasis syariah, Bank NTB Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan dan produk pembiayaan yang mudah diakses, kompetitif, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Amanah untuk Berkah Bermakna.manah untuk Berkah Bermakna. (*) 

Jumat, 12 Juni 2026

Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

Bank NTB Syariah


bimanews.id– PT Bank NTB Syariah terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor transportasi dan pariwisata daerah melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan PT Easybook Teknologi Indonesia terkait penggunaan rekening Bank NTB Syariah dalam Sistem Pembayaran Digital Easybook. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya percepatan implementasi sistem e-ticketing dan digitalisasi layanan transportasi di Pelabuhan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat. 

Melalui kerja sama ini, Bank NTB Syariah akan menyediakan dukungan sistem pembayaran digital yang terintegrasi, meliputi penggunaan rekening Bank NTB Syariah, layanan QRIS, Virtual Account, serta integrasi sistem pembayaran yang mendukung transaksi tiket secara non-tunai pada platform Easybook. Kehadiran sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi layanan, transparansi transaksi, serta kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang menggunakan transportasi laut dari dan menuju kawasan wisata Senggigi. 

Bank NTB Syariah

Direktur Dana dan Transaksi PT Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung ekosistem digital daerah sekaligus memperluas penggunaan layanan transaksi keuangan syariah di sektor pariwisata dan transportasi.

“Bank NTB Syariah menyambut baik kolaborasi dengan Easybook sebagai bagian dari upaya bersama menghadirkan layanan pembayaran yang lebih mudah, aman, dan efisien bagi masyarakat. Digitalisasi e-ticketing di Pelabuhan Senggigi tidak hanya meningkatkan kualitas layanan publik, tetapi juga memperkuat ekosistem transaksi non-tunai yang transparan dan akuntabel. Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi model pengembangan layanan digital pada sektor transportasi dan pariwisata di berbagai daerah lainnya di Nusa Tenggara Barat,” ujar Adhi.

Lebih lanjut, Adhi menjelaskan bahwa Bank NTB Syariah terus mendorong pemanfaatan layanan digital perbankan melalui berbagai kanal pembayaran yang terintegrasi guna mendukung transformasi digital pemerintah daerah, pelaku usaha, serta sektor-sektor strategis yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

PT Easybook Teknologi Indonesia sendiri merupakan perusahaan penyedia platform pemesanan tiket online dan sistem integrasi transportasi yang telah beroperasi di berbagai negara Asia Tenggara. Melalui sinergi ini, kedua belah pihak berkomitmen menghadirkan sistem pembayaran digital yang mendukung pengelolaan layanan transportasi yang modern, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. 

Kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat implementasi digitalisasi layanan transportasi dan pariwisata di Kabupaten Lombok Barat, sekaligus mendukung visi pembangunan daerah menuju tata kelola layanan publik yang semakin modern dan berbasis teknologi. (*) 

Selasa, 26 Mei 2026

Bank NTB Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan di Kota Bima

Bank NTB Syariah


bimanews.id- PT Bank NTB Syariah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui kolaborasi bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Kota Bima dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Barat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi literasi dan inklusi keuangan syariah yang menyasar masyarakat serta calon nasabah baru di Kota Bima.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Manager Consumer Protection and Literacy Bank NTB Syariah, Muh. Nur Rahmat, A. Ir., S.E., perwakilan Kantor OJK Provinsi NTB Yan Anjas Pratama, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Bima, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Dikpora, Kepala Dinas Koperindag, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas PPPA, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pariwisata, serta Camat dan Lurah se-Kota Bima.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara TPKAD Kota Bima, PT Bank NTB Syariah, dan OJK Provinsi NTB dalam menghadirkan edukasi keuangan syariah kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif, aman, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Wali Kota Bima juga menekankan bahwa peningkatan literasi keuangan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat, sekaligus mendukung penguatan sektor ekonomi masyarakat dan pelaku usaha agar dapat tumbuh lebih produktif serta berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Manager Consumer Protection and Literacy Bank NTB Syariah, Muh. Nur Rahmat, A. Ir., S.E., menyampaikan bahwa literasi keuangan syariah bukan hanya berkaitan dengan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan perbankan, namun juga bagaimana masyarakat mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak untuk meningkatkan kesejahteraan.

"Literasi keuangan syariah menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat agar semakin memahami manfaat dan penggunaan produk serta layanan keuangan syariah secara tepat. Melalui edukasi yang terus dilakukan, kami berharap masyarakat dapat mengelola keuangan dengan lebih baik, meningkatkan produktivitas usaha, serta memiliki akses terhadap layanan keuangan yang aman dan sesuai prinsip syariah," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan, khususnya melalui penguatan UMKM dan perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Bank NTB Syariah meyakini bahwa kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan merupakan kunci penting dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang lebih inklusif. Melalui sinergi tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai layanan keuangan, namun juga semakin percaya dan memanfaatkan layanan keuangan formal untuk mendukung aktivitas ekonomi serta kebutuhan sehari-hari.

Ke depan, Bank NTB Syariah akan terus memperluas program literasi dan edukasi keuangan syariah sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam menghadirkan layanan yang memberikan Berkah Bermakna bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (*) 

Senin, 25 Mei 2026

Bank NTB Syariah Tegaskan Layanan Pembiayaan Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

Bank NTB Syari'ah

bimanews.id— Bank NTB Syariah menegaskan bahwa proses layanan pembiayaan dilaksanakan berdasarkan prinsip syariah, kebijakan internal Bank, serta ketentuan dan regulasi yang berlaku di industri perbankan.

Sehubungan dengan informasi yang berkembang di ruang publik terkait layanan pembiayaan Bank NTB Syariah yang disampaikan oleh nasabah atas nama Rudi Purtomo dan Suparman HMT, Bank menyampaikan bahwa terdapat sejumlah informasi yang berkembang mengenai mekanisme pembiayaan, perhitungan kewajiban nasabah, maupun administrasi dokumen akad yang perlu dipahami secara utuh sesuai data dan dokumen yang dimiliki Bank.

Bank menegaskan bahwa fasilitas pembiayaan yang diterima nasabah dilaksanakan melalui akad yang disepakati bersama antara Bank dan nasabah, termasuk terkait hak dan kewajiban para pihak, mekanisme pembayaran, jadwal angsuran, ketentuan pelunasan, serta administrasi dokumen pembiayaan. Proses tersebut dilaksanakan sesuai kebijakan dan prosedur yang berlaku, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta ketentuan dalam industri perbankan syariah.

Terkait informasi mengenai salinan akad pembiayaan dan jadwal angsuran, Bank menyampaikan bahwa dokumen dimaksud pada prinsipnya merupakan bagian dari hak nasabah sesuai mekanisme yang berlaku. Penyampaian dokumen kepada nasabah dilakukan berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan sebagai bagian dari komitmen Bank dalam memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada perlindungan nasabah.

Terkait pengajuan permohonan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) oleh Asosiasi Konsumen Anti Riba (AKAR) kepada DPRD Kabupaten Dompu terhadap PT Bank NTB Syariah, Bank menghormati mekanisme penyampaian aspirasi yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
 Pada prinsipnya, setiap penyampaian keberatan, pengaduan, maupun permintaan informasi dari nasabah akan ditindaklanjuti melalui mekanisme layanan yang tersedia dengan mengedepankan penyelesaian secara konstruktif dan proporsional.

Sebagai institusi perbankan syariah, Bank NTB Syariah terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, serta perlindungan nasabah dalam aktivitas operasional dan layanan yang diberikan. Penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) juga menjadi landasan dalam menjalankan kegiatan usaha Bank.

Sehubungan dengan adanya proses hukum maupun penyampaian keberatan oleh pihak tertentu, Bank NTB Syariah menghormati setiap proses yang sedang berjalan. Bank juga akan bersikap kooperatif apabila diperlukan oleh otoritas yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bank mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses yang berlangsung serta mengedepankan informasi yang objektif dan berimbang.

Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar dengan mengedepankan sumber informasi yang objektif dan terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Bank NTB Syariah akan terus berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat melalui layanan perbankan syariah yang amanah, profesional, dan berintegritas.(*) 


Ad Placement

Kota Bima

Bima

Dompu