Dua Jurnal Diajukan IAIM Bima Mendapat Akreditasi Kemdikbud-Ristek - Bima News

Sabtu, 22 Januari 2022

Dua Jurnal Diajukan IAIM Bima Mendapat Akreditasi Kemdikbud-Ristek

Hendra
Hendra MSi
 

BimaNews.id, KOTA BIMA-Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Bima mencatat prestasi dalam bidang penelitian, akhir  tahun 2021 lalu. Dua jurnal memperoleh akreditasi dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbud-Ristek).

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemndikbud-Ristek nomor 5162/E4/AK.04/2021. Ditandatangani Direktur Sumber Daya Mohammad Sofwan Effendy.

"Syukur Alhamdulillah ini awal yang baik. 2 jurnal IAIM Bima terakreditasi Sinta.  Jurnal Tajdid meraih Sinta 5 dan jurnal pelangi Sinta 6," sebut Rektor IAIM Bima, Hendra MSi, Kamis (20/1).

Untuk jurnal Tajdid kata dia, dikelola langsung Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) IAIM Bima. Akreditasi baru peringkat 5 ini, mulai volume 3 nomor 1 tahun 2019 sampai volume 7 nomor 2 tahun 2023.

Sementara jurnal Pelangi dikelola Program Studi (Prodi) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Akreditasi baru peringkat 6 ini mulai volume 1 nomor 1 tahun 2019 sampai volume 5 nomor 2 tahun 2023.

"InsyaAllah 5 jurnal di 5 Prodi lain akan segera menyusul. Karya tulis ilmiah tersebut yaitu, Kreatif, Sangaji, Esa, El Muhbib dan Al Af'Idah," beber ayah tiga anak ini.

Ketua LP2M IAIM Bima Umar MPd mengatakan, dua jurnal yang terkareditasi tersebut diajukan ke Kemdikbud-Ristek pada tahun 2021 lalu.

"Saat itu kami ajukan empat jurnal, tapi yang terakreditasi hanya dua," bebernya.

Kendati tidak semua diakomodir, ia tetap bersyukur dua jurnal terkreditasi Kemdikbud-Ristek. Itu terbukti, hasil karya tulis ilmiah dosen IAIM Bima mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain di Indonesia.

"Ribuan jurnal dari seluruh Indonesia yang ajukan, banyak tidak lolos," sebutnya.

Capaian ini kata Umar, berkat kolaborasi LP2M dan pengelola jurnal setempat. Tanpa kerja sama yang baik, tidak mungkin dua jurnal mendapat predikat dari Kemdikbud-Ristek.

Dengan prestasi itu, ia berharap bisa memberikan dampak positif terhadap kemajuan IAIM Bima ke depan. Paling tidak memberikan pengaruh terhadap peningkatan akreditasi Prodi maupun perguruan tinggi. (jul)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda