GP Ansor Minta Pemda Bentuk Satgas Bencana - Bima News

Jumat, 12 Maret 2021

GP Ansor Minta Pemda Bentuk Satgas Bencana


Arman Anwar SE

BimaNews.id,DOMPU-Ketua GP Ansor Kabupaten Dompu Arman Anwar SE ikut prihatin dengan bencana banjir di Kecamatan Hu'u. Respect pemerintah terhadap bencana juga patut diapresiasi.

"Kita sangat dukung gerak cepat pemerintah menangani banjir Daha. Terutama rencana normalisasi dan relokasi warga bantaran sungai," kata Arman, kemarin.

Disisi lain kata dia, Pemda juga perlu menyiapkan langkah strategis dalam menangani banjir dan bencana lain di Dompu. Dengan membentuk Satgas bencana, melibatkan seluruh stakeholder, mulai pemerintah daerah, TNI, Polri, PMI, OKP dan lain-lain. Ini untuk memudahkan penanganan serta bantuan kepada warga saat dan pasca bencana.

"Dompu selama ini menjadi langganan banjir, longsor dan bencana alam lain, jadi perlu dibentuk Satgas," sarannya.

Pembentukan Satgas menurut Arman, agar penanganan bencana oleh Pemda lebih maksimal. Mulai dari penyaluran bantuan hingga proses evakuasi warga lebih cepat.

"Ini juga memudahkan Pemda koordinasi dan mendapat informasi lebih cepat dan akurat," ujarnya.

Selama ini kata dia, pemerintah biasanya melakukan upaya penanganan banjir pasca bencana. Di samping itu, pemerintah juga dihadapkan dengan penanganan Covid-19.

"Pembentukan Satgas bencana diperlukan saat ini. Selain masih berkutat dengan pandemi Covid-19 yang memerlukan perhatian serius, beberapa bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung dikhawatirkan akan terjadi lagi. 

Dengan adanya Satgas maka, penanganan pasca bencana bisa lebih terarah dan terukur," sebut Arman.

Wacana perampingan SKPD di lingkup Pemda Dompu kata Arman, jika memungkinkan agar bisa segera direalisasikan. Hal ini dimaksudkan, agar terjadi optimalisasi dalam penggunaan anggaran. Sehingga Pemda memiliki ruang menyiapkan anggaran penanganan bencana maupun perbaikan infrastruktur kedepan.

"Dompu sekarang sudah menjadi daerah rawan bencana. Penanganannya gak boleh setengah-setengah, semua stakeholder harus difungsikan," pungkasnya. (jw)



Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda