Kasus Kekerasan Seksual Anak di Kabupaten Bima Tahun 2022 Masih Tinggi. - Bima News

Rabu, 04 Januari 2023

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Kabupaten Bima Tahun 2022 Masih Tinggi.

ilus
Ilustrasi
 

bimanews.id, Bima-Kendati mendapat anugerah sebagai kabupaten layak anak, namun kasus kekerasan sesksual terhadap anak di Kabupaten Bima masih cukup tinggi. Dari data pekerja sosial Kabupaten Bima, Abd. Rahman Hidayat, SST terdapat 134 orang anak yang berhadapan dengan persoalan hukum yang didampinginya selama tahun 2022.

Dari jumlah itu, sebanyak 71 orang anak sebagai korban kekerasan seksual maupun sebagai saksi. 33 kasus kekerasan fisik, 24 kasus pencurian dan 10 kasus narkoba dan lain-lain.

‘’Setiap tahun kasus anak di wilayah Kabupaten Bima selalu meningkat,’’ katanya kepada media ini, Selasa (3/1).

Khusus kasus kekerasan seksual terhadap anak, secara kuantitas maupun kualitas  meningkat dibanding tahun sebelumnya. Misalnya, ada anak usia balita yang jadi korban, kemudian anak digilir beberapa pelaku, hingga anak kandung digarap bapaknya.

"Kasus kekerasan seksual terhadap anak tahun 2022 secara kualitas sangat parah,’’ prihatinnya.

Meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak katanya, disebabkan banyak faktor. Diantaranya, lemahnya pengawasan orangtua lantaran mereka bekerja di tempat yang jauh dengan  meninggalkan anaknya sendirian di rumah tanpa pengawasan.

Selanjutnya pola asuh yang salah, membiarkan anak menginap ditempat temannya atau keluarga. Memberikan fasilitas kepada anak seprti HP, tanpa ada pengawasan.

Karena itu, pria yang akrab disapa Dayat ini berharap orang tua selalu mengawasi anaknya.  Berteman dengan siapa, selalu mengontrol kemana saja mereka pergi dan melakukan apa.

Termasuk memberikan pemahaman kepada anak, supaya memilih teman yang baik. Tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma hukum maupun agama dan tidak meninggalkan mereka dalam waktu yang lama.

Sementara terhadap pemerintah daerah melalui instansi terkait terus mengedukasi masyarakat menjadi orang tua, agar mereka mendidik anak-anak menjadi generasi yang baik. Mampun menjaga kehormatan diri dan keluarga.

‘’Saya juga berharap dukungan operasional dari Pemerintah Kabupaten Bima, sehingga kita bias maksimal memberikan pendampingan terhadap anak-anak yang berhadapan dengan persoalan hukum,’’ harapnya. (red)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda