Ayahnya Dibunuh, Nyawa Ibu Kandung pun Nyaris Direnggut - Bima News

Selasa, 28 Desember 2021

Ayahnya Dibunuh, Nyawa Ibu Kandung pun Nyaris Direnggut

Ilustrasi
Ilustrasi Google
 

BimaNews.id, BIMA-Entah setan apa yang menguasainya, Kamaludin, 24 tahun warga Desa Kalampa Kecamatan Woha Kabupaten Bima nyaris merenggut nyawa ibu kandungnya. Padahal 2017 lalu, oknum telah menghabisi nyawa bapak kandungnya M Said.

Peristiwa trgais itu berlangsung di kediaman mereka di Desa Kalampa Kecamatan Woha, Selasa sore (28/12). Nurmi, 50 tahun kini dirawat di Puskesmas Woha, akibat luka tusuk di bagian perut oleh pelaku.

Ketua BPD Desa Kalampa Abdul Muis mengaku, sang ibu terkena tusukan belati ketika melerai perkelahian pelaku dengan saudaranya, Fery. Tapi secara detail peristiwa berdarah itu tidak diketahuinya.

“Kabar yang saya dengar, pelaku cekcok dengan saudaranya hingga terjadi perkelahian,” sebut Abdul Muis.

Sebelum ditangkap kata dia, pelaku sempat membawa sang ibu ke Puskesmas. Kemudian, kabur setelah perbuatannya diketahui warga dan pihak keluarga.

Sang paman yang geram mengejar pelaku. Tepat di Desa Naru Kecamatan Woha sang paman mendapati pelaku hingga terjadi perkelahian. Beruntung cepat dilerai warga.

“Saat itu pelaku berhasil diamankan polisi,” ungkapnya.

Pelaku kata dia, pernah membunuhnya ayah kandungnya, M. Said pada tahun 2017 lalu. Waktu itu pelaku masih berusia 17 tahun atau kelas 3 SMA.

“Pelaku pernah dipenjara, tapi tidak lama,” sebutnya.

Kapolsek Woha Iptu Saiful mengatakan, tiga orang terluka pada peristiwa berdarah Selasa sore. Selain Nurmi, pelaku dan pamannya juga menderita luka-luka. Saat ini mereka masih dirawat di Puskesmas Woha.

“Pelaku dan pamannya sempat berkelahi hingga ada luka di beberapa bagian tubuh,” beber Saiful.

Saiful belum mengetahui motiv dibalik kasus penganiayaan tersebut. Dari informasi dihimpun, pelaku diduga stres.

“Kasusnya masih kita dalami,” pungkasnya. (red)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda