Hujan, Jalan Lintas Soromandi Jadi Sungai, Kerikil dan Lumpur Bertebaran - Bima News

Minggu, 14 November 2021

Hujan, Jalan Lintas Soromandi Jadi Sungai, Kerikil dan Lumpur Bertebaran

Jalan
Jalan di Kecamatan Soromandi digenangi air bersama kerikil yang turun dari gunung
 

BimaNews.id, BIMA-Ketika hujan, jalan raya di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima mendadak jadi sungai. Air tergenang di beberapa titik jalan. Diantaranya, di Jalan Wadu Pa'a Desa Kananta, Kecamatan Soromandi.

"Hujan turun beberapa jam, jalan raya sudah tergenang. Mirip sungai," kata pengendara motor Sarija, kemarin.

Air bah disertai lumpur dan kerikil menggenangi sebagian badan jalan. Kondisi ini dikhawatirkan bisa menyebabkan kecelakaan. Karena kerikil di badan jalan cukup banyak.

"Kalau hujan deras, lumpur dan kerikil akan menutupi jalan," jelasnya.


Kerikil

Air berlumpur dan kerikil ini turun dari gunung. Itu karena sudah tak ada lagi pohon sebagai penahan air bah dan kerikil. "Lama-lama jalan ini bisa terkikis," ujar warga Desa Sai, Kecamatan Soromandi ini.

Sepanjang jalan provinsi ini belum dibuatkan parit. Untuk menghindari kerusakan jalan, dia meminta pemerintah membuat parit. Ini agar air bah dari gunung tidak menggenangi badan jalan. "Memang harus ada parit, kalau tidak, jalan ini akan rusak," pintanya.

Hal yang sama juga dikeluhkan warga Dusun Punti, Desa Punti, Kecamatan Soromandi. Warga setempat selalu menjadi langganan air bah gunung. "Baru dua hari hujan, jalan sudah tergenang," ungkap Ketua Karang Taruna Desa Punti Suradin, kemarin.

Setiap musim hujan, rumah warga dipenuhi lumpur. Maklum, pemukiman warga lebih rendah dari jalan. "Kami timbun pakai tanah agar lumpur tidak masuk rumah. Tapi resikonya jalan tergenang," jelasnya.

Kondisi ini diperparah karena belum ada parit. Kalau ada parit, sambung Suradin, rumah warga tidak akan menjadi sasaran air bah gunung. "Dinas PUPR NTB pernah turun cek baru-baru ini. Cuma belum ada pengerjaan parit," ungkapnya. (jul)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda