Akad Nikah Terus Ditunda, Diduga Pemicu Mertua Tendang Calon Pengantin Pria yang Viral - Bima News

Minggu, 26 September 2021

Akad Nikah Terus Ditunda, Diduga Pemicu Mertua Tendang Calon Pengantin Pria yang Viral

Akad Nikah
Kendati sempat bermasalah sebelumnya, akad nikah calon pengantian di Kelurahan Oimbo yang sempat viral di Medsos akhirnya dilangsungkan di Masjid kelurahan setempat. 
 

BimaNews.id, KOTA BIMA-Dua hari terakhir jagad maya dihebohkan dengan video calon pengantin laki-laki ditendang calon mertua saat akad nikah berlangung. Kejadian itu berlangsung di RT. 10, Kelurahan Oimbo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima.

Informasi diperoleh media ini, peristiwa itu terjadi pada 14 Agustus 2021 lalu. Diduga, calon mertua tidak bisa menahan emosi dengan ulah calon pengantin laki-laki berinisial AH, 18 tahun.

Sebelum akad nikah berlangsung, calon pengantin laki-laki terkesan tidak mau bertanggungjawab. Padahal calon pengantian wanita  RR, 17 tahun yang masih duduk di bangku SMA, sudah berbadan dua.

Penghulu KUA Rasanae Timur, Kadafi yang menjadi penghulu pada pernikahan itu mengaku, sejak awal pernikahan mereka tidak memenuhi syarat. Calon pengantin laki maupun perempuan masih di bawah umur.

‘’Karena masih di bawah umur, kita arahkan mereka untuk mengajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama,’’ sebutnya saat dihubungi via Ponsel, Minggu Sore (26/9).

Kendati sudah mendapatkan surat dispensasi nikah. Sepertinya kata Kadafi, masih ada masalah antara dua keluarga tersebut. Satu diantaranya, soal jadwal nikah.

‘’Itu yang saya dengar dari pengakuan Ketua RT 10 Oimbo, saat mengurus berkas pernikahan RH dan RR di KUA Rasanae Timur,’’ katanya.

Hingga pada hari H pernikahan yang disepakati tanggal 14 Agustus itu. Waktu akad nikah diajukan pihak pengantian laki yakni pukul 10.00 Wita. ‘’Saya sebagai penghulu saat itu hadir di tempat acara sekitar pukul 08.30 Wita,’’ akunya.

Hingga pukul 11.00 Wita, calon pengantian pria dan keluarganya belum juga datang. Keluarga calon pengantin wanita sudah mulai ribut. ‘’Saat itu keluarga calon pengantin pria ditelpon. Mereka minta ditunda pukul 14.00 Wita,’’ bebernya.

Karena akad nikah ditunda, Kadafi mengaku pulang. Dia kembali ke tempat acara setelah dzuhur. Ketika sudah masuk pukul 14.00 Wita, keluarga pengantin pria belum juga datang.

‘’Keluarga pengantian wanita saat itu mulai ribu. Mereka pun kembali menelpon calon pengantin laki.  Akad nikah minta ditunda pukul 16.30 Wita,’’ ceritanya.

Calon pengantin laki  datang  hanya didampingi orang tua dan keluarga dekat.  Tidak ada aparat pemerintah desa yang mendampingi.  Saat itu kata Kadafi, dia sempat pertanyakan hal itu pada bapak pengantian pria. Diakui, tidak ada,  hanya keluarga yang datang di acara tersebut. 

Kondisi itulah yang menurutnya, membuat calon mertua sampai emosional, hingga menendang calon pengantin pria saat akad nikah berlangsung. Apalagi sebelumnya, sudah ada masalah dengan pernikahan itu.

‘’Itu yang saya tahu. Lebih jelasnya, bisa hubungi Ketua RT 10 Oimbo yang lebih paham dengan masalah itu,’’ sarannya.

Kendati sempat ada masalah sebelumnya. Namun akad nikah kedua mempelai  tersebut akhirnya dilaksanakan di masjid. 

Kapolsek Rasanae Timur, Iptu Suratno mengaku, tidak tahu dengan kejadian yang viral tersebut. Meski diakui tempat acara pernikahan itu, tidak jauh dari tempat tinggalnya di Oimbo.

Pasca kejadian itu kata dia, ada laporan pengaduan yang masuk di Polsek Rasanae Timur. Yakni, pengaduan penganiayaan dengan korban pengantian pria.

‘’Pengaduan itu masih kita lidik. Kita akan upayakan memfasilitasi kedua belah pihak untuk dimediasi,’’ katanya.

Selain itu, pihaknya juga menangani kasus pelemparan yang terjadi di tempat akada nikah. Pelaku diduga dari pihak keluarga calon pengantian pria dan korban,  dari keluarga calon pengantin wanita.

‘’Kasusnya juga sedang kita proses. Korban mengalami luka ringan, terkena lemparan batu,’’ sebutnya.

Kedua kasus itu katanya, akan diupayakan untuk dimediasi. Agar diselesaikan secara kekeluargaan. Apalagi ini masalah antar keluarga. (gun)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda