Sakinah Masih Belum Bisa Ngomong Bima, Bahasa Indonesia Sudah Mendingan Kendati Kaku - Bima News

Tuesday, 4 May 2021

Sakinah Masih Belum Bisa Ngomong Bima, Bahasa Indonesia Sudah Mendingan Kendati Kaku

Buku Rekening
Kepala Disnakertrans, H Nasrullah SSos saat menyerahkan buku rekening dan berkas lain kepada  Sakinah, di Kantor  Disnakertrans Kabupaten Bima, Selasa (4/5).
 

BimaNews.id, BIMA-Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bima, menyerahkan buku rekening dan beberapa berkas lain kepada Sakinah, TKW asal Poja, Kecamatan Sape. Berkas tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Disnakertras, H Nasrullah SSos pada Sakinah, Selasa (4/5).

Penyerahan yang berlangsung di Kantor Disnakertrans Kabpaten Bima, disaksikan orangtua dan saudara laki-laki Sakinah.

Kepala Disnakertras Kabupaten Bima, H Nasrullah mengatakan, buku rekening dan beberapa berkas lain itu berasal dari Kemenaker. Sementara, hak-hak Sakinah selama bekerja di Jordania nanti akan dikirim Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

"Untuk besaran angkanya, kami di dinas tidak tahu persis. Tugas kami menerima buku rekening dari Kemenaker, kemudian kemudian diserahkan pada Sakinah," katanya.

Berapapun nominal gaji yang diterima Sakinah, dia berharap keluarga bisa pergunakan dengan baik. Setidaknya, bisa untuk bangun usaha atau membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

"Supaya hasil keringat Sakinah selama bekerja di sana tidak terbuang sia-sia. Saya harap bisa dimanfaatkan dengan baik," harapnya.

Ibunya Sakinah, Hawasah mengaku bersyukur putri ketiganya bisa  kembali ke rumah dengan selamat. Ia masih belum percaya dengan kepulangan putrinya, setelah 11 tahun hilang kontak.

"Alhamdulillah, pas nyampe rumah, dia masih ingat semua keluarga. Saya juga menyampaikan terimakasih banyak pada pemerintah, termasuk Disnaker yang telah membantu memulangkan Sakinah," katanya bertermakasih.

Saat ini kata dia, Sakinah sedang diupayakan pemulihan, masih  kesulitan berbahasa Bima maupun Indonesia.

"Bahasa Bima sama sekali dia tidak tahu. Kalau Bahasa Indonesia agak mendingan, cuman masih kaku," katanya.

Diketahui, Sakinah TKW yang bekerja di Negara Jordania sejak 2008. Selama di Jordania ia hilang kontak dengan keluarga. Karena tidak ada kabar berita, bahkan orang tua telah menganggap Sakinah telah meninggal dunia. (cr-jul)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda