Pulang Kerja, Isteri Anggota Dewan Nyaris di Jambret - Bima News

Sunday, 2 May 2021

Pulang Kerja, Isteri Anggota Dewan Nyaris di Jambret

Jambret
ilustrasi Google

BimaNews.id, BIMA-dr Verty Rahmawati, petugas Puskesmas Pai hampir menjadi korban pejambretan di perbatasan Desa Tawali dan Oi Tui Kecamatan Wera. Beruntung, istri anggota DPRD Kabupaten Bima, Ibnu Hajar ini berhasil menyelamatkan diri.

Kapolsek Wera, Iptu Husnain dikonfirmasi mengaku, tidak mengetahui persis kronologi kejadian itu. Informasi dari Kades Oi Tui, kejadiannya berlangsung sekitar pukul 14.30 Wita, Kamis (29/4). Saat itu, dr Verty sedang perjalanan pulang dari Puskesmas Pai ke Desa Tawali, tempat tinggalnya.

Tepat di perbatasan Desa Tawali dan Oi Tui, tiba-tiba dua Orang Tak Dikenal (OTK) datang dari arah belakang, menarik HP korban. Namun, korban berhasil menghindar.

"Korban hampir terjatuh dari sepeda motor saat hendak dijambret. Sementara pelaku kabur," kata Husnain.

Kasus tersebut sudah dilaporkan korban ke Polsek Wera, Jumat (30/4). Kasus itu belum dilakukan penyelidikan, berhubung Sabtu dan Minggu, libur.

"Senin tanggal 3 Mei baru penyelidikan. Mudah-mudahan indentitas pelaku berhasil diungkap. Karena korban hanya menyebutkan ciri-ciri pelaku, tinggi dan mengenakan baju putih serta mengendarai sepeda motor sport tanpa plat," jelasnya.

Pasca kejadian tersebut, beredar di media sosial bahwa kawasan Desa Tawali dan Oi Tui, rawan pejambretan dan pelecahan seksual.

Kabar itu menurut Husnain, justru merugikan masyarakat di Kecamatan Wera. Sama halnya, menakuti warga lain untuk berkunjung ke Wera.

"Saya tidak tahu persis apakah memang di kawasan itu rawan jambret dan pelecehan seksual. Yang pasti, selama setahun lebih saya di Wera, baru kali ini kasus jambret dilaporkan ke Polsek," jelasnya.

Meski demikian, Husnain meminta warga tetap waspada ketika berpergian jarak jauh. Usahakan tidak memakai perhiasan, pakaian mencolok dan tidak bepergian seorang diri.

"Kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan," tegasnya.

Camat Wera M Ridwan SSos mengaku, sudah mengetahui informasi yang dialami dr Verty Rahmawati. Menurut dia, kawasan jalan raya di perbatasan Desa Tawali dan Oi Tui memang sepi dan sedikit rusak.

"Di kawasan itu memang harus diwaspadai, karena jauh dari pemukiman warga," katanya. (jw)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda