Larangan Mudik, Supir Beri Makan Anak Isteri dengan Apa? - Bima News

Wednesday, 5 May 2021

Larangan Mudik, Supir Beri Makan Anak Isteri dengan Apa?

Mudik
Ilustrasi Google
 

BimaNews.id, KOTA BIMA-Larangan mudik lokal dikeluarkan Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah mengundang reaksi warga. Terutama para supir truk dan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Fendi, supir bus Tiara Mas  jurusan Bima-Jakarta mengaku, kecewa dengan kebijakan larangan mudik gubernur NTB. Ini sama halnya pemerintah membatasi pekerja supir mencari nafkah. Karena, mereka tidak memiliki penghasilan lain, hanya dari pekerjaan sebagai supir.

"Kasian kami, mau cari nafkah untuk anak istri di mana?. Sementara, hanya pekerjaan ini sebagai sumber penghasilan kami," keluh Fendi.

Harapannya,  gubernur mempertimbangkan kembali SE larangan mudik lokal NTB. Atau saran dia, gubernur siap membayar ganti rugi semua supir bus selama larangan mudik diterapkan.

"Kami tidak minta banyak, cukup satu paket Sembako untuk menambah kebutuhan selama larangan mudik," harap Fendi, Rabu (5/5).

Jika tidak mencari pekerjaan sampingan, Fendi mengaku bingung di mana harus mencari nafkah. Padahal istri dan lima anaknya di rumah hanya berharap dari hasil keringat sebagai supir.

"Selain kebutuhan makan, saya juga harus nabung untuk biaya sekolah anak-anak. Cari duit sekarang susah. Lowongan pekerjaan lain ndak ada," bebernya.

Jika kebijakan larangan mudik diterapkan 8 Mei, Fendi berharap supir bus diberikan keringanan. Setidaknya, bus khusus lintas daerah di NTB dibiarkan beroperasi.

"Kalau rute bus antar provinsi, tidak apa-apa ditutup. Tapi bukan AKDP. Berikan ruang pada kami untuk mencari rezeki," pintanya.

Larangan mudik itu kata Fendi, pemerintah juga mempertimbangkan warga yang kelaparan karena tidak bekerja, seperti nasib para supir. Dia menilai,  keliru pemerintah melarang mudik karena alasan Covid-19.

Sementara tempat lain seperti mall, pasar dan lain-lain dibuka dan terjadi kerumunan warga. (cr-jul)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda