Pembangunan Jembatan Acro Panel di Madapangga Ditargetkan Selesai Tiga Minggu - Bima News

Tuesday, 13 April 2021

Pembangunan Jembatan Acro Panel di Madapangga Ditargetkan Selesai Tiga Minggu

Bronjong
Anggota TNI, sat Pol PP bersama warga, gotong royong memasang bronjong di jembatan Desa Bolo, Kecamatan Madapangga  yang ambruk akibat banjir beberapa waktu lalu.  Di lokasi itu kini sedang dibangun jembatan  Acro Panel, bantuan dari TNI.
 

BIMA-Pembangunan jembatan Acro Panel di Desa Bolo Kecamatan Madapangga dimulai sejak, Sabtu (10/4) lalu. Jembatan yang ambruk dihantam banjir bandang  itu,  saat ini dikerjakan Batalyon Sathar Sipir Zikon 13 Jakarta.

Pengerjaan jembatan di perbatasan Desa Bolo dan  Desa Rade itu melibatkan Koramil,  Sat Pol PP, pemerintah Kecamatan Madapangga  dan warga setempat.

Komando Rayon Militer (Koramil) 1608-02/Bolo, Kapten Inf. Ibrahim mengatakan,  pekerjaan jembatan dimulai Sabtu (10/4) lalu. "Alhamdulillah jembatan sudah mulai dikerjakan," katanya pada media ini, Senin (12/4).

Jembatan yang dikerjakan dapat menahan beban hingga sekitar 30 ton. Saat ini pekerjaan dimulai dari pondasi dengan mamasang bronjong.

‘’Dua jembatan yang sedang dikerjakan, yakni di Desa Bolo dan Desa Woro,’’ sebutnya.

Untuk jembatan Desa Woro, pekerjaan dimulai Minggu (11/4) lalu. Kecuali jembatan di Desa Campa yang belum dimulai.

Melihat progress dan dukungan warga, Ibrahim optimis tiga jembatan itu bisa diselesaikan dalam waktu tiga minggu. Dia berharap  partisipasi warga, apalagi pekerjaan ini murni gotong royong. Tidak ada anggaran sedikit pun.

"Kita sudah koordinasi dengan camat setempat. Mereka ikut mengawal pekerjaan jembatan tersebut,’’ katanya. 

Camat Madapangga, Mohamad Saleh MAp menyampaikan terimakasih banyak pada kepala Staf TNI angkatan Darat beserta jajarannya. Atas kepedulian, dukungan dan gerak cepat mengatasi kerusakan tiga jembatan akibat banjir.

"Tiga jembatan ini merupakan akses bagi warga seluruh desa di Kecamatan Madapangga," katanya.

Sebelum jembatan dikerjakan,  pihaknya telah korodinsasi dengan seluruh Kepala Desa (Kades). Terutama Kades Bolo, Rade, Woro dan Kades Campa.  Meminta mereka menggerakkan masyarakat setempat membantu pengerjaan  jembatan.

"Saya juga kerahkan anggota Sat Pol PP untuk gotong royong.  Bagi anggota perempuan kita arahkan membantu di dapur. Begitu juga dengan Kades diharapkan ikut membantu,"  ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Kades Bolo, Drs Muhtar H Idris. Ia mengaku bersyukur atas bantuan dari TNI ini. Untuk kelancaran pembangunan jembatan tersebut, tiap hari warga dilibatkan membantu.

‘’Kita buat jadwal gotong royong  warga membantu pembangunan jembatan secara bergilir,’’ tandasnya.

Karena kata dia, ketika selesai jembatan akan dinikmati masyarakat. Memudahkan akses masyarakat di Kecamatan Madapangga. (ar)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda