Jalan Perumahan Relokasi Kadole Rp 5 Miliar Memprihatinkan, Mantan PPK Akui Diswakelola - Bima News

Rabu, 03 Agustus 2022

Jalan Perumahan Relokasi Kadole Rp 5 Miliar Memprihatinkan, Mantan PPK Akui Diswakelola

Kadole
Kondisi jalan di lingkungan perumahan relokasi Kadole, Kelurahan Oi Foo, Kota Bima yang diaspal tahun 2019 lalu, kini tersisa tanah dan kerikil yang menonjol, Rabu (3/8)
 

BimaNews.id, Kota Bima-Aspal jalan di kawasan  rumah relokasi Kadole, Kelurahan Oi Fo’o, Kecamatan Rasane Timur, Kota Bima kondisinya memprihatinkan.

Mantan Pejabat Pembuat Komitmen PPK Sarana dan Prasarana (PPK Sarpras) Kadole, Taufikurrahman mengatakan,  pekerjaan aspal jalan di kawasan rumah relokasi Kadole  tahun  2019 dikerjakan secara swakelola.

"Pekerjaan proyek Sarpras jalan tersebut tidak ditenderkan, tapi secara swakelola bersama Kodim 1608 Bima," ungkapnya ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/8).

Pelaksanaan secara swakelola dengan anggaran Rp 5 miliar  lebih itu dibolehkan dan ada dalam aturan. "Saya lupa aturannya soal swakelola  itu. Bisa langsung ke BPBD," kata pria yang kini bertugas di Dinas PUPR Kita Bima ini.

Anggaran Rp 5 miliar lebih itu katanya,  untuk pekerjaan sisa jalan yang belum diaspal oleh PPK sebelumnya, Ismunandar.

"Anggaran itu untuk pekerjaan jalan dan drainase. Satu paket. Total anggaran sekitar Rp 6 miliar," tuturnya.

Taufikurrahman tidak mengingat persis panjang, lebar maupun rincian volume item pekerjaan jalan yang dikerjakan dari anggaran tersebut. Dengan alasan pekerjaan itu sudah lama.

‘’Nanti ke BPBD, sama Kabid RR (Rehab Rekon). Di sana semua kontrak dan data lainnya ada," sarannya.

Pekerjaan aspal Lapen tahun 2019 lalu, kini sebagian ruas jalan sudah tidak terlihat sisa maupun bekas aspal. Menurut  Taufikurrahman, sudah tergerus banjir  yang beberapa kali menggenangi kawasan perumahan Kadole.

"Kemungkinan begitu, aspalnya tergerus air banjir," katanya.

Pekerjaan aspal jalan masih terlihat pada gerbang pertama, hingga ke areal blok pertama pemukiman.  Selebihnya, terlihat jalan bertanah dan berkerikil.

Dandim 1608 Bima, Letkol Inf. M. Zia Ulhaq, S.Sos dihubungi mengaku, tidak mengetahui adanya pekerjaan aspal Lapen oleh Kodim Bima.

"Setahu kami, Kodim hanya membangun rumah relokasi untuk korban banjir. Kalau pekerjaan jalan, saya tidak monitor," ujarnya. (fir)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda