Bawang Merah Warga yang Terbakar di Desa Naru Tidak Ditanggung Pemerintah - Bima News

Monday, 18 October 2021

Bawang Merah Warga yang Terbakar di Desa Naru Tidak Ditanggung Pemerintah

Chairul
Chairul Munir SP
 

BimaNes.id, BIMA-Kebakaran melanda Desa Naru, Kecamatan Sape, Minggu (10/10) lalu tidak hanya menghanguskan rumah dan isinya. Tapi juga peralatan pertanian  dan puluhan ton bawang merah milik warga setempat.

Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertanbun) Kabupaten Bima, Chairul Munir SP mengaku, banyak bawang merah milik warga yang ikut terbakar pada musibah tersebut. Namun kata dia, kerugian itu tidak ditanggung pemerintah.

"Kita tidak memiliki pos anggaran untuk itu," sebut Chairul Munir,  beberapa hari lalu.

Sesuai SOP penanganan kerugian hasil pertanian, Dispertanbun hanya mengakomodir kerugian petani jika gagal panen. Baik karena bencana alam seperti,  banjir maupun akibat serangan hama.

"Kalau petani gagal panen, bisa kita bantu dengan pengadaan bibit, sepanjang ada anggarannya," jelasnya.

Chairul tidak tahun pasti jumlah bawang yang hangus saat kebakaran Minggu sore itu. Menurutnya, BPBD yang lebih tahu tentang itu.

"Data di BPBD. Mereka yang lebih tahu," pungkasnya. (red)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda