SMAN 1 Soromandi Gratiskan Biaya Siswa Kurang Mampu, Kepala KCD: Jempol Buat Kaseknya - Bima News

Selasa, 29 Juni 2021

SMAN 1 Soromandi Gratiskan Biaya Siswa Kurang Mampu, Kepala KCD: Jempol Buat Kaseknya

Rifial Akbar
Kepala SMAN 1 Soromandi M Rifial Akbar SE foto bersama dengan siswa anggota Paskibra.
 

BimaNews.id, BIMA-SMAN 1 Soromandi menggratiskan biaya sekolah bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Tidak hanya itu, sekolah di bawah kepemimpinan M Rifial Akbar SE ini, juga menjanjikan beasiswa selama dua semester.

Kepala SMAN 1 Soromandi M Rifial Akbar SE mengatakan, program ini sengaja digagas untuk meringankan beban siswa kurang mampu. Memberi kesempatan kepada anak-anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah, karena terkendala biaya.

"Anak-anak di Soromandi dan Donggo tidak ada alasan untuk tidak sekolah. Saya ingin bantu mereka menggapai cita-citanya," terang bapak dua anak ini.

Siswa kurang mampu yang dimaksud pada program ini kata dia, yakni kategori yatim piatu. Termasuk, orang tua tidak lagi produktif untuk membiayai sekolah anaknya.

Syaratnya, calon siswa harus memperoleh surat keterangan tidak mampu dari desa atau RT maupun RW. Bukan hanya penanggungan biaya, sekolah juga memberikan seragam secara gratis pada siswa. Mulai dari seragam olahraga, baju batik, atribut dan lain-lain.

"Program ini bukan karena saya ingin dipuji. Tapi, ini murni hati nurani," jelas Fian melanjutkan, program ini juga selaras dengan misi NTB Gemilang. Mewujudkan sumber daya manusia unggul sesuai visi Presiden.

Sedangkan beasiswa kata dia, diperuntukkan bagi siswa kurang mampu yang memiliki KIP dan PKH. Untuk semester awal sebesar Rp 500 ribu dan Rp 1 juta pada semester dua, tahun berikutnya.

"Nanti kita upayakan," janjinya.

Dia berharap, program ini harus berkesinambungan oleh kepala sekolah baru. Jika dirinya pindah tugas.

"Harus dipertahankan, karena ini bagian dari ciri khas sekolah," harapnya.

Gebrakan SMAN 1 Soromandi diapresiasi Kepala KCD Dikbud Kota/Kabupaten Bima, Drs Anwar Hamzah SH MSi. Program sekolah gratis bagi siswa kurang mampu menurut dia, satu-satunya di kota/kabupaten Bima.

"Saya baru dengar. Kalaupun itu benar, saya kasi jempol kepala sekolahnya," kata Anwar, Selasa (29/6).

Program sekolah gratis ini kata dia, bisa menjadi contoh bagi sekolah lain. Sebab, program seperti ini sama sekali belum diterapkan oleh sekolah negeri di Bima.

"Ini gebrakan baru. Saya salut," aku kepala KCD yang baru beberapa Minggu menjabat ini.

Hanya saja, Anwar tidak tahu pasti soal teknis penganggaran program tersebut. Apakah dialokasikan melalui dana BOS atau bukan.

"Yang pasti saya dukung program itu. Sebagai bentuk kepedulian lembaga pendidikan pada generasi bangsa," tandasnya. (jw)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda