Tiga SMA di Kota Bima Terpilih Sebagai Sekolah Penggerak - Bima News

Selasa, 04 Mei 2021

Tiga SMA di Kota Bima Terpilih Sebagai Sekolah Penggerak

Siti Maryatun
Siti Maryatun SPd. MM
 

BimaNews.id, KOTA BIMA-Tiga SMA Negeri di Kota Bima terpilih sebagai satuan pendidikan pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP). Yakni, SMAN 4, SMAN 2 dan SMAN 1 Kota Bima.

Hal itu berdasarkan keputusan Ditjen Kemendikbud Nomor 6555/C/HK.00/2021, tentang penetapan satuan pendidikan PSP pada 30 April 2021 di Jakarta.

Kepala SMAN 4 Kota Bima, Siti Maryatun SPd MM merasa bangga dan bersyukur atas prestasi itu. Dia juga berterimakasih pada guru, pegawai dan keluarga yang sudah mendukung dan mendoakan terlaksananya PSP ini.

"Tanpa dukungan dan doa guru, pegawai serta keluarga mungkin SMAN 4 tidak dipilih sebagai sekolah penggerak oleh Kemendikbud," ucapan Maryatun.

Dia berharap, dengan ditetapkan sebagai sekolah penggerak, dapat meningkatkan mutu sekolah. Baik dari kualitas belajar siswa, kompetensi guru dan kepala sekolah hingga percepatan digitalisasi sekolah.

"Tentunya banyak keuntungan yang akan didapat bagi sekolah yang melaksanakan PSP ini," kata Maryatun.

Seleksi sekolah penggerak ini kata dia, yang diuji adalah kepala sekolah bukan sekolahnya. Mulai dari ujian tahap 1 meliputi CV, esay, scolastuk dan administrasi lainnya.

"Setelah tahap 1 dinyatakan lulus, maka lanjut ke tahap 2 seperti, ujian simulasi mengajar dan wawancara secara online menggunakan google meet yang asessornya dari Kemdikbud," jelas Maryatun.

Dengan terpilih sebagai sekolah penggerak, jadi motivasi baru SMAN 4 dalam berkiprah. Dengan harapan, SMAN 4 mampu melahirkan guru yang berkompeten dan lulusan siswa terbaik.

"Sekolah penggerak fokus pada pengembangan hasil belajar siswa. Jadi, semua komponen yang ada di sekolah harus disiplin kerja dan mengembangkan kemampuan diri," pungkasnya.

Sementara H Eddy Salkam SPd mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Ini merupakan prestasi yang luar biasa, karena SMAN 2 mampu mengungguli ribuan SMA lain di indonesia.

"Ini merupakan kebanggaan tersendiri buat saya. Alhamdulillah, berkat kesabaran, do'a dan kerja keras, sehingga saya sukses jadikan SMAN 2 Kota Bima sebagai PSP," akunya bangga, Minggu (2/5).

Capaian itu tentu tidak lepas dukungan keluarga dan guru-guru. Karena berkat motivasi dan dukungan mereka, sehingga prestasi itu bisa diraih.

"Saya sampaikan terimakasih atas doa dan dukungan guru serta keluarga," ucap pria asal Desa Rato, Kecamatan Bolo ini. (jw)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda