Tidak Belajar Karena Pandemi, Bocah 9 Tahun Bantu Orang dengan Jualan Kacang - Bima News

Monday, 10 May 2021

Tidak Belajar Karena Pandemi, Bocah 9 Tahun Bantu Orang dengan Jualan Kacang

Jualan
Jeri, 9 tahun duduk melepas lelah sambil menunggu warga membeli kacang yang dia jual di Lapangan Serasuba, Kota Bima.

BimaNews.id,KOTA BIMA-Usia anak-anak, biasanya disibukkan dengan bermain. Tidak demikian dengan Jeri, bocah 9 tahun, asal Sumba, NTT. Ia jualan kacang rebus keliling untuk membantu ekonomi keluarga.

"Kalau semua laku sehari bisa dapat Rp 70 ribu, paling rendah Rp 20 ribu," katanya.

Setiap hari, bocah yang berdomisili di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat ini beranjak dari rumah menuju pasar mulai pukul 06.00 Wita untuk membeli kacang rebus. Selanjutnya dijual seharian penuh.

"Kacang ini saya beli di pasar, satu kresek kecil seharga Rp 2 ribu. Kemudian dijual Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu," sebutnya.

Pukul 08.00 Wita dia mulai keliling untuk jualan. Ia menyusuri sejumlah tempat keramaian, seperti pantai Ama Hami, lapangan Serasuba, lampu merah dan pasar Senggol.

"Kadang saya baru pulang ke rumah jam 23.00 Wita," akunya.

Siswa kelas 5 di SDN 29 Kota Bima ini mengaku,  sudah dua tahun jualan kacang. Selain karena sekolah ditutup akibat Pandemi, sekaligus untuk membantu ekonomi keluarga.

Ibu hanya sebagai pekerja rumah tangga, kadang kerja serabutan. Sedangkan bapaknya tukang parker. (jul)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda