Bima News: Nakes Covid
Tampilkan postingan dengan label Nakes Covid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nakes Covid. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 November 2020

Puluhan Nakes Terpapar Corona, RSUD Kota Bima Stop Terima Pasien

KOTA BIMA-Warga Kota Bima yang terpapar virus corona, kembali bertambah 15 orang pada Senin (2/11) malam. 10 orang diantaranya adalah Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di RSUD Kota Bima.
Juru bicara covid-19 Kota Bima, H Abdul Malik  dikonfirmasi pada Selasa (3/11), membenarkan adanya Nakes yang terpapar Covid-19. 10 Nakes yang terpapar ini kata Malik,  mereka yang bertugas di ruang UGD RSUD Kota Bima dan di ruang pelayanan poli.
Dengan adanya Nakes yang dinyatakan positif Covid-19,  RSUD Kota Bima menyetop penerimaan pasien. Ruang UGD ditutup, ruang tindakan  dan beberapa pelayanan di bagian poli pun ditutup.
“Dampaknya, banyak pelayanan yang ditutup di RSUD Kota Bima itu, ” kata Malik.
Ditanya riwayat penularan? Kata Malik, dari konfirmasi yang dilakukan, dugaan terpapar dari pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) yang ditangani.
“Sekarang  manajemen RSUD Kota Bima sedang rapat untuk menentukan tindakan selanjutnya, ” kata dia.
Selain itu, tim gugus langsung melakukan tracking contact terhadap keluarga terdekat para Nakes untuk menghindari penyebaran yang lebih luas. (tin)

Puluhan Nakes Terpapar Corona, RSUD Kota Bima Stop Terima Pasien

KOTA BIMA-Warga Kota Bima yang terpapar virus corona, kembali bertambah 15 orang pada Senin (2/11) malam. 10 orang diantaranya adalah Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di RSUD Kota Bima.



Juru bicara covid-19 Kota Bima, H Abdul Malik  dikonfirmasi pada Selasa (3/11), membenarkan adanya Nakes yang terpapar Covid-19. 10 Nakes yang terpapar ini kata Malik,  mereka yang bertugas di ruang UGD RSUD Kota Bima dan di ruang pelayanan poli.



Dengan adanya Nakes yang dinyatakan positif Covid-19,  RSUD Kota Bima menyetop penerimaan pasien. Ruang UGD ditutup, ruang tindakan  dan beberapa pelayanan di bagian poli pun ditutup.



"Dampaknya, banyak pelayanan yang ditutup di RSUD Kota Bima itu, " kata Malik.



Ditanya riwayat penularan? Kata Malik, dari konfirmasi yang dilakukan, dugaan terpapar dari pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) yang ditangani.



"Sekarang  manajemen RSUD Kota Bima sedang rapat untuk menentukan tindakan selanjutnya, " kata dia.



Selain itu, tim gugus langsung melakukan tracking contact terhadap keluarga terdekat para Nakes untuk menghindari penyebaran yang lebih luas. (tin)

Minggu, 04 Oktober 2020

Tujuh Nakes Positif Covid-19, Ruang ICU RSUD Bima Ditutup

KOTA BIMA-Setelah lima PKM di Kabupaten Bima ditutup, kini ruang pelayanan ICU RSUD Bima juga ditutup. Itu dilakukan, menyusul ada tenaga kesehatan yang bertugas di ruangan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Humas RSUD Bima, dr Akbar yang dikonfirmasi Minggu (4/10) membenarkan penutupan ruang ICU di RSUD Bima.

Tenaga kesehatan yang bertugas di ruang ICU terdiri dari  tiga dokter dan empat orang perawat.  Tujuh orang Nakes ini, terpapar Covid-19 dari pasien yang mereka tangani.

Meski ruang ICU ditutup kata Akbar, pelayanan pasien ICU tetap ada. Ruangan dialihkan ke zaal biasa.

“Kita pindahkan sementara ke ruang zaal biasa. Tapi alat penunjang ICU tetap ada bagi pasien, sesuai kebutuhan, ” jelas Akbar.

Akbar belum bisa memastikan, sampai kapan ruang ICU ditutup. Sangat bergantung dari hasil tracking yang akan dilakukan pihak RSUD.

Untuk itu, Akbar meminta kerjasama semua pihak.  Terutama masyarakat untuk jujur ketika diperiksa. Selama ini ungkapnya,  pihak medis kerap mendapat penolakan dari pasien atau keluarga pasien ketika dinyatakan positif Covid-19.

Sebelumnya RSUD Bima juga pernah menutup ruang VIP B karena ada nakes yang terpapar covid-19. Saat ini terulang.

“Sosialisasi ini harus intensif oleh tim gugus dan juga media. Itu harapan kami, ”  katanya.

Kondisi tujuh Nakes  tersebut diakui, stabil tanpa ada gejala sama sekali. Biasanya kata Akbar, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) akan melalui masa penyembuhan yang cepat jika mendapatkan perawatan yang baik. (tin)

 

Tujuh Nakes Positif Covid-19, Ruang ICU RSUD Bima Ditutup

KOTA BIMA-Setelah lima PKM di Kabupaten Bima ditutup, kini ruang pelayanan ICU RSUD Bima juga ditutup. Itu dilakukan, menyusul ada tenaga kesehatan yang bertugas di ruangan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Humas RSUD Bima, dr Akbar yang dikonfirmasi Minggu (4/10) membenarkan penutupan ruang ICU di RSUD Bima.

Tenaga kesehatan yang bertugas di ruang ICU terdiri dari  tiga dokter dan empat orang perawat.  Tujuh orang Nakes ini, terpapar Covid-19 dari pasien yang mereka tangani.

Meski ruang ICU ditutup kata Akbar, pelayanan pasien ICU tetap ada. Ruangan dialihkan ke zaal biasa.

"Kita pindahkan sementara ke ruang zaal biasa. Tapi alat penunjang ICU tetap ada bagi pasien, sesuai kebutuhan, " jelas Akbar.

Akbar belum bisa memastikan, sampai kapan ruang ICU ditutup. Sangat bergantung dari hasil tracking yang akan dilakukan pihak RSUD.

Untuk itu, Akbar meminta kerjasama semua pihak.  Terutama masyarakat untuk jujur ketika diperiksa. Selama ini ungkapnya,  pihak medis kerap mendapat penolakan dari pasien atau keluarga pasien ketika dinyatakan positif Covid-19.

Sebelumnya RSUD Bima juga pernah menutup ruang VIP B karena ada nakes yang terpapar covid-19. Saat ini terulang.

"Sosialisasi ini harus intensif oleh tim gugus dan juga media. Itu harapan kami, "  katanya.

Kondisi tujuh Nakes  tersebut diakui, stabil tanpa ada gejala sama sekali. Biasanya kata Akbar, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) akan melalui masa penyembuhan yang cepat jika mendapatkan perawatan yang baik. (tin)

 

Ad Placement

Kota Bima

Bima

Dompu