Proyek RKB SMKN I Bima Kisruh, Dua Pelaksana Saling Klaim - Bima News

Kamis, 13 Oktober 2022

Proyek RKB SMKN I Bima Kisruh, Dua Pelaksana Saling Klaim

RKB
Pekerjaan 4 RKB di SMAN 1 Woha baru pemasangan pondasi akibat muncul saling klaim dua perusahaan pemenang tender
 

bimanews.id, Bima-Pelaksanaan proyek 4 Ruang Kelas Belajar (RKB) di SMKN I Woha senikai Rp 1,4 miliar kisruh. Dua perusahaan saling klaim memiliki hak sebagai pelaksana.

Pada setiap item pekerjaan,  seperti pengadaan bahan alam dan pabrikan dilaksanakan oleh kelompok masyarakat. Begitu juga dengan tenaga kerja sipil maupun pekerjaan atap.

Buntutnya, antara dua pelaksana proyek ini saling mengklaim,  berimbas terhadap progres capaian fisik sehingga pekerjaan molor.

Seorang pelaksana, Sudirman JK mengklaim berhak melaksanakan item pekerjaan pengadaan tenaga kerja sipil. Namun didepak di tengah jalan. Padahal sebelumnya sudah melewati proses administrasi saat tender pekerjaan.

"Semua syarat administrasi sudah saya penuhi, bahkan sudah dinyatakan sebagai pemenang tender," akunya pada media, Rabu (12/10).

Untuk pengadaan tenaga kerja sipil, Sudirman JK  mengaku mengajukan penawaran sebagai pelaksana proyek menggunakan CV Gunung Iku.

Selain Sudirman JK, rupanya ada perusahan lain yang ikut mengajukan penawaran pada pekerjaan yang sama, yakni CV Kian Sukses.

Secara aturan, membolehkan ada dua perusahan yang mengerjakan. Dari dua perusahan itu maka dibagi,  item mana saja yang akan dikerjakan dua perusahan tersebut.

"Semua dokumen sudah saya tanda tangani. Di tengah jalan PPK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB meminta saya dan rekan saya membuat surat pengunduran diri. Karena disuruh, kita buat. Tidak dijelaskan  kenapa kita disuruh mundur," tuturnya.

Saat pelaksanaan pekerjaan akan dimulai, ternyata  hanya CV Kian Sukses yang melaksanakan pekerjaan di lokasi.

"Saya merasa ditipu dengan disuruh membuat surat pernyataan mundur. Saya menduga ada unsur sabotase. Dalam waktu dekat saya akan lakukan upaya hukum," tandasnya.

Sebelumnya kata dia, telah ada kesepakatan tentang pembanguan 4 lokal RKB di SMAN 1 Woha. CV Kian Sukses menangani item pekerjaan pengadaan bahan alam dan bahan took. Sedangkan CV Gunung Iku melaksanakan pengadaan bahan pabrikan dan jasa pemasangan sipil.

"Untuk pekerjaan pemasangan atap dikerjakan orang lain menggunakan bendera CV Gunung Iku," tambahnya.

Pelaksana CV Kian Sukses, Burhan Mety dihubungi, mengaku sebagai pelaksana proyek pembangunan RKB di SMKN I Woha. Proyek itu telah melewati tahapan verifikasi administrasi dan dinyatakan sebagai pemenang oleh manajemen di Dinas Dikbud NTB.

"Memang dalam proyek itu ada dua perusahan pelaksana, dan ada tiga kelompok masyarakat  yang akan melaksanakan per item pekerjaan," ucapnya.

Terkait keberatan Sudirman JK, dia mengakui CV Gunung Iku sebagai pemenang saat proses verifikasi bahan. Tapi bersangkutan menyatakan mundur di tengah jalan. Ada surat penyataan mundur.

Saat ini proyek pembangunan 4 lokal RKB baru senilai Rp 1,4 miliar baru tahap pemasangan pondasi dan cor sloof bantalan. (fir)

Bagikan artikel ini

1 komentar

  1. Specifically for on-line casinos, reside supplier roulette allows players to enjoy a real on line casino experience from house, as they play against a reside supplier through a real time video hyperlink. As the name suggests, 3D roulette offers players the prospect to enjoy a web-based roulette 바카라 사이트 recreation in 3D. Using unparalleled graphics, these games are incredibly realistic. Competition is fierce amongst on-line casinos, and the onus is on them to provide generous welcome bonuses to face out.

    BalasHapus