Jumlah Pemilih Hasil DPB Juni di Kota Bima Berkurang 769 Orang - Bima News

Selasa, 28 Juni 2022

Jumlah Pemilih Hasil DPB Juni di Kota Bima Berkurang 769 Orang

KPU
KPU Kota Bima menggelar rapat koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) tri wulan kedua yang dihadiri pimpinan partai politik, Bawaslu dan pihak terkait lain, Senin (27/6)
 

BimaNews.id, Kota Bima-Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode Juni 2022 di Kota Bima  sebanyak 105.658. Berkurang sebanyak 769 orang dibanding periode Mei lalu 106.427 pemilih.

Berkurangnya jumlah pemilih ini disampaikan Ketua KPU Kota Bima Mursalim saat Rakor DPB tri wulan kedua tahun 2022. Rakor itu dihadiri pimpinan partai politik, anggota Bawaslu dan stakeholder terkait lain.

‘’Sebelumnya, pemilih tersebut sudah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), tetapi mereka meninggal dunia dan pindah ke daerah lain,’’ sebutnya saat Rakor, Senin (27/6) di aula Kantor KPU Kota Bima.

Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Kota Bima, Bukhari menjelaskan tentang data diterima KPU Kota Bima dari Kementerian Dalam Negeri melalui KPU Pusat sebanyak 115.417 pemilih. Terdiri dari 7.884 pemilih ganda dan 722 pemilih yang dinyatakan Tidak Menenuhi Syarat (TMS) karena meninggal dunia.

Kemudian, 4.777 pemilih tidak padan, 2.745 pemilih padan beda wilayah dan 99.284 pemilih padan sama wilayah.

Dari 722 pemilih dinyatakan meninggal dunia, telah dilakukan Analisis DPT dan PDPB. Hasilnya, ditemukan 708 pemilih ada dalam DPT dan 14 pemilih dalam PDPB.

Terhadap pemilih yang meninggal dunia, datanya sudah masuk dalam DPB periode bulan Juni.

“Untuk 722 pemilih ini sudah kami eksekusi karena memiliki akte kematian dikeluarkan Disdukcapil Kota Bima. Data yang lain, masih perlu pencermatan lebih lanjut,” jelasnya.

Rakor tersebut banyak masukan dari peserta untuk penyempurnaan pleno DPB ke depan. Anggota Bawaslu Kota Bima, Idhar berharap agar by name by address data pemilih hasil pemadanan DPB Semester II tahun 2022 KPU dengan data kependudukan Kementerian Dalam Negeri, diberikan juga kepada Bawaslu.

“Data ini sama dengan data yang kita terima dulu pada Pemilu 2019. Kami berharap bisa diberikan ke kami juga, supaya bisa membantu kerja KPU,” harapnya. (red)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda