Beruntun Dua Malam, Warga Nisa Diteror Dengan Panah, Pelemparan Rumah dan Pengerusakan Mobil - Bima News

Senin, 21 Maret 2022

Beruntun Dua Malam, Warga Nisa Diteror Dengan Panah, Pelemparan Rumah dan Pengerusakan Mobil

Dipanah
Detik-detik korban bersama rekannya ketika dipanah pelaku dari atas motor, Minggu malam (20/3).

BimaNews.id, BIMA-Sedang asyik duduk bercengkerama dengan teman-temannya, Abi Mayo, warga Desa Nisa, Kecamatan Woha, tiba-tiba dipanah orang tak dikenal. Kejadiannya sekitar pukul 22.27 Wita, Minggu malam (20/3).

Insiden itu diposting akun Facebook Mbojoinside. Pada postingan  itu ditampilkan satu slide video rekaman CCTV dan foto korban saat dirawat di puskesmas disertai narasi kronologis kejadian.

"Korban sedang duduk bersama temannya di pinggir jalan di area praktek dokter Dewi, di sekitaran perbatasan Desa Tente dan Cenggu," tulisasnya, Minggu malam (20/3).

Tiba-tiba pelaku datang dengan sepeda motor dari arah selatan, langsung melepas anak panah hingga tertancap di tangan kanan korban.

"Korban dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis," tulisnya.

Atas kejadian tersebut, diharapkan pihak kepolisian segera bersikap mengungkap pelaku. Agar kejadian serupa tidak kembali terjadi  dan memakan korban.

Kades Nisa Syafruddin Syamsu dikonfirmasi,  membenarkan kejadian tersebut. Satu orang warganya dipanah pelaku tak dikenal di tangan kanan.

Korban sebelumya sempat dirawat di puskesmas terdekat. Karena anak panah cukup dalam  korban dirujuk ke RSUD Bima.

"Informasi terkahir korban masih dirawat di RSUD Bima. Sementara pelaku belum berhasil diamankan. masih diburu pihak kepolisian," jelasnya saat dihubungi via HP, Senin sore (21/3).

Kejadian serupa kata Syafruddin juga terjadi pada Sabtu malam (19/3) sekitar pukul 04.00 Wita. Saat itu tidak ada korban luka-luka, namun para pelaku masuk pemukiman hingga melempar rumah dan merusak lapak warga.

"Ada juga satu mobil warga yang diparkir dirusak para pelaku. Kacanya hancur," terangnya.

Pelaku beraksi menggunakan empat motor, masing-masing boncengan dua. Setelah merusak fasilitas, para pelaku meninggalkan wilayah setempat.

"warga saat itu sedang lelap tidur. Sehingga pelaku leluasa beraksi,’’ bebernya.

Syafruddin tidak mengetahui pasti siapa dibalik para pelaku, namun dugaan masyarat setempat mereka berasal dari kecamatan tetangga.

Kapolsek Woha AKP Saiful Anhar bersama Kasatreskrim Polres Bima AKP Masdidin SH yang dihubbungi belum ada tanggapan. Di telepon maupun dichat via WhatsApp tidak direspon, padahal sedang online. (jul)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda