Bocah 12 Tahun di Bima Meninggal Akibat Digigit Anjing Rabies - Bima News

Rabu, 23 Februari 2022

Bocah 12 Tahun di Bima Meninggal Akibat Digigit Anjing Rabies

Rabies
Ilustrasi

BimaNews.id, BIMA-Ardiansyah, bocah 12 tahun asal Desa Kawinda Toi Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima menjadi korban gigitan anjing diduga rabies. Murid kelas 6 SD ini meninggal dunia dengan hasil diagnosa terpapar virus rabies.

Sebelum meninggal, bocah malang itu sempat dirawat beberapa saat di RSUD Dompu. Korban menghembuskan nafas terakhir setelah mendapat perawatan di RSUD Dompu, Jumat (18/2).

 Kasubag Humas RSUD Dompu Muhammad Iradat mengatakan, korban diduga kuat meninggal karena terpapar virus rabies. Dokter sudah berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Karena kondisinya memburuk, nyawanya tidak tertolong.

 “Pasien ini asalnya dari Bima, tapi lahir di Dompu,” jelas Iradat, kemarin (22/2).

 Berdasarkan pengakuan salah satu Dokter RSUD Dompu, pasien sudah memiliki gejala khas terjangkit rabies. Seperti kaku di daerah mulut hingga produksi saliva atau ludah melimpah.

 “Pemeriksaan laboratorium belum sempat dilakukan. Karena pasien meninggal di hari yang sama setelah masuk RSUD,” jelasnya.

 Dari informasi pihak keluarganya, pasien digigit anjing diduga rabies di bagian leher sekitar dua pekan lalu. Kemudian korban diberikan vaksin anti rabies oleh petugas Puskesmas. Selang beberapa hari, korban kembali diberikan vaksin pertama covid-19.

 “Kata orang tuanya, vaksin anti rabies dan vaksin pertama covid jaraknya berdekatan,” jelas Iradat.

 Beberapa hari setelah divaksin, pasien sakit. Saat itu korban dibawa berobat ke Puskesmas. Karena kondisinya tak kunjung membaik, pasien dirujuk ke RSUD Dompu. Setelah beberapa saat dirawat, pasien meninggal. (red)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda