SMAN 2 Bebaskan Biaya Pendidikan Siswa Miskin dan Siswa Berprestasi - Bima News

Selasa, 18 Januari 2022

SMAN 2 Bebaskan Biaya Pendidikan Siswa Miskin dan Siswa Berprestasi

Eddy Salkam
H. Eddy Salkam SPd
 

BimaNews.id, KOTA BIMA-SMAN 2 Kota Bima membuat terobosan untuk mendukung program prioritas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB yakni, mewujudkan NTB Gemilang. Dengan  membebaskan biaya pendidikan bagi siswa miskin dan siswa berprestasi.

Kepala SMAN 2 Kota Bima, H. Eddy Salkam SPd mengatakan, siswa miskin dibebaskan dari biaya pendidikan, jika didukung surat keterangan miskin dari pemerintah desa atau kelurahan.

"Kami akan turun cek untuk melihat langsung kondisi kehidupan siswa tersebut. Memastikan kebenaran surat  keterangan dibuat desa atau kelurahan,’’ jelasnya  pada media ini beberapa hari lalu.

Jika hasil survei benar, selanjutnya akan diputuskan melalui musyawarah sekolah. Supaya anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa meneruskan pendidikan mereka, sehingga tidak putus sekolah.

Begitu juga dengan peserta didik yang berprestasi, di bidang akademik maupun non akademik. Mereka juga akan dibebaskan dari biaya pendidikan.

Untuk siswa berprestasi tingkat Provinsi NTB, diberikan kepada juara satu hingga ketiga. Sementara untuk tingkat Kota Bima, hanya diakomodir yang  juara pertama.

"Sementara ini bagi siswa yang juara tingkat Kota Bima kita ambil yang juara satu dulu. Jika memungkinkan ke depan, kita akan diterapkan seperti prestasi tingkat provinsi," beber ayah dua anak asal Desa Rato Kecamatan Bolo ini.

Pembebasan biaya pendidikan itu sebutnya, selain sebagai penghargaan telah mengharumkan nama sekolah.  Diharapkan memberi motivasi bagi siswa  tersebut mempertahankan prestasi yang telah diraih.

Termasuk memacu semangat peserta didik lain, agar terus belajar  dan mengembangkan potensi diri. Sehingga bisa berprestasi pada event lain pada periode berikutnya.

"Bagi siswa berprestasi juga kami berikan hadiah sejumlah uang tunai," bebernya.

Untuk tahun 2022 Eddy mengaku, telah berkomitmen dengan guru-guru setempat  terus berbenah, memajukan SMAN 2.  Melalui  pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Tenaga guru akan didorong mendaftar sebagai Calon Guru Penggerak (CGP) dan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2. Ini sebagai upaya untuk meningkatkan kwalitas metode pembelajaran,  agar mudah dipahami dan diserap peserta didik.

"Kalau guru berkwalitas, pasti siswanya berprestasi," kata alumni Institut Teknologi Surabaya (ITS) ini

Sementara peningkatan kompetensi akademik siswa, akan diberikan pelajaran tambahan terutama menjelang pelaksanaan ujian akhir sekolah. Supaya siswa bisa mendapatkan nilai tinggi sebagai syarat masuk SNMPTN dan SBMPTN.

"Alhamdulillah dari pengalaman sebelumnya, siswa kami banyak yang lulus perguru tinggi negeri melalui dua jalur itu," katanya bersyukur.

Untuk peningkatan prestasi non akademik, seperti olahraga voli, pramuka, pencak silat, basket dan bola. Pihaknya mengundang pelatih profesional yang sudah malang melintang pada bidang olahraga terkait.

"Dengan harapan bisa mencetak siswa yang berprestasi secara akademik maun non akademik," pungkas pria yang dikenal humoris ini. (jul)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda