Keluarga Curiga, Kematian Desy Dinilai Tidak Wajar - Bima News

Rabu, 29 Desember 2021

Keluarga Curiga, Kematian Desy Dinilai Tidak Wajar

Kuburan
Kuburan almarhumah Desy di Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi dibongkar untuk keprluan autopsi, Rabu (29/12)
 

 BimaNews.id, BIMA-Selain ditemukan obat di TKP dimana jenazah Desy ditemukan menjadi alasan kuburannya di Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima itu dibongkar. Ternyata keluarga almarhumah  juga merasakan ada yang tidak wajar terhadap kematian wanita 28 tahun itu.

Kecurigaan itu disampaikan Kepala Desa Nipa, Mahfud MD berdasarkan pengakuan paman korban, ketika jenazah almarhumah dimasukan ke liang lahat beberapa waktu lalu. Saat itu kata dia, paman korban mengaku merasakan leher korban patah.

"Saat jenazah almarhumah dimandikan,  terlihat ada beberapa benjolan di kepala dan luka lebam di bagian pipi," bebernya saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (29/12).

Dengan beberapa kejanggalan itulah sebut Mahfud, keluarga ingin membongkar kembali kuburan almarhumah. Setelah koordinasi dengan Polres Bima Kota maupun Polda NTB.

Sebagai pimpinan di Desa Nipa, Mahfud berharap  aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas penyebab kematian warganya.

"Keluarga yang ditinggalkan kita harap bersabar menerima cobaan ini. InsyaAllah siapapun pelakunya  akan terungkap. Tinggal tunggu waktu," yakinnya.

Untuk diketahui Desy ditemukan meninggal di kamar kos  sekitar pukul 23.00 Wita, Sabtu malam (18/12).

Korban ditemukan dalam posisi telentang di kamar kos temannya, di RT 01 RW 01, Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda Kota Bima.  

Di TKP  ditemukan jenazah almarhum, Polisi menemukan obat. Untuk membuktikan ada hubungan obat itu dengan kematian Desy, Rabu (29/12) kuburannya di Desa Nipa dibongar. Jenazah almarhum diautopsi.  (jul)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda