Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD Dompu, Apa Dianggarkan Lima Tahun Sekali? - Bima News

Thursday, 15 July 2021

Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD Dompu, Apa Dianggarkan Lima Tahun Sekali?

Rumdis
Rumah Dinas Ketua DPRD Dompu sedang dibongkar untuk direhab total.
 

BimaNews.id, DOMPU-Rehab total Rumah Dinas (Rumdis) Ketua DPRD Kabupaten Dompu disorot. Pasalnya, anggaran yang bakal dihabiskan miliaran rupiah, dibangun pada saat Pandemi Covid-19.

Aktivis Perempuan Dompu, Nur Syamsiah SH mempertanyakan proyek rehab total Rumdis Ketua DPRD Dompu tersebut. Padahal menurut dia, Rumdis tersebut masih sangat layak, karena baru direhab lima tahun lalu.

"Apa yang terjadi dengan rumah dinas yang 5 tahun lalu baru saja di renovasi ? Apakah secepat itu rusak? Atau ada kebijakan penganggaran yang menyediakan ploting anggaran renovasi Rumdis Ketua DPRD setiap 5 tahun sekali?," tanya Mbak Nur, sapaan akrab aktivis perempuan Dompu ini.

Sorotan juga disampaikan Nur Syamsiah melalui akun Facebook miliknya. Ia mengaku kaget setelah melihat langsung proses pembangunan itu. Rupanya Rumdis Ketua DPRD dilakukan perombakan total. Di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19 yang terus melilit tentu ini membuat ngilu hati.

"Sejujurnya saya heran dan bertanya-tanya dengan kebijakan ini," sebutnya heran.

Pemandangan ini menurut dia, sama seperti melihat pohon-pohon besar di sepanjang jalan Teka Ndahu (Kawasan Hutan) ditebang secara membabi buta, entah oleh siapa?. Rasanya, sedih tak tertanggungkan.

"Disaat kita semua kesulitan bahkan hanya untuk sekadar bertahan. Di saat anggaran daerah sebagian besar tersedot untuk penanggulangan pandemi, terus tetiba lihat pemandangan kaya gini, itu rasanya ndak rela," sesalnya.

Entah bagaimana prosesnya kata dia, sehingga rencana pembangunan Rumdis ini bisa bercokol di RKPD. Padahal proses perencanaan ini berlangsung ketika Covid-19 sudah mewabah.

"Apa kabar perencanaan penganggaran yang pro masyarakat miskin dan perempuan? Colek yang punya dapur untuk meramu seluruh rencana pembangunan daerah," tanya Mbak Nur di akhir status Facebooknya dengan mendandai Plt Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Muhammad Syahroni MM, Kepala BPKAD Muhammad ST dan Ketua DPRD Kabupaten Dompu Andi Bachtiar AMd Par.

Selain itu, Mbak Nur juga menandai beberapa anggota DPRD Dompu yakni, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Dompu, Ir Muttakun, Nadira Al Habsyi, Pahlawan Indra Jaya dan sejumlah anggota DPRD lain.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Dompu, Ir Muttakun yang dikonfirmasi mengaku, setuju bila rehab Rumdis ditunda. Pemerintah bisa lebih fokus penanganan Covid-19 yang kian mengkhawatirkan.

"Kalau pun bisa ditunda, kenapa tidak?. Ini demi kepentingan bersama," katanya. (jw)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda