Alih Fungsi, Lahan Produktif di Kota Bima Terus Menyusut - Bima News

Tuesday, 18 May 2021

Alih Fungsi, Lahan Produktif di Kota Bima Terus Menyusut

Sulistianto
Sulistianto
 

BimaNews.id, KOTA BIMA-Lahan pertanian dari tahun ke tahun di Kota Bima semakin menyusut. Penyusutan ini terjadi akibat alif fungsi sejumlah lahan produktif.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Sulistianto SPt tidak menampik  terjadi penyusutan puluhan hektare lahan produktif selama beberapa tahun terakhir ini. Penyusutan paling banyak terjadi di Kelurahan Lampe, Kendo, Ntobo, Monggonao, Jatibaru, Jatiwangi, Nungga dan Monggonao.

"Di Kelurahan Mande juga ada penyusutan, tapi tidak banyak," jelas Sulistianto, Senin (17/5).

Kondisi seperti ini kata dia, sudah diantisipasi Pemkot Bima. Pihaknya bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bima telah merancang kebijakan untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda), tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

"Rancangan peraturan LP2B sudah selesai. Bahkan sisa lahan produktif yang akan dipertahankan itu, sudah dilakukan uji publik akademisi beberapa waktu lalu," terangnya.

Hanya saja jelas dia, pihaknya masih menunggu studi banding dari pemerintah daerah lain. Yang sudah menerapkan Perda LP2B. Setelah itu, baru disahkan DPRD Kota Bima.

"Sekarang kita tunggu pengesahan DPRD," sebutnya.

Dia berharap, pengesahan Perda LP2B bisa secepatnya dilakukan, agar tidak lagi terjadi penyusutan lahan pertanian. Baik oleh pemilik lahan maupun pemerintah.

"Kalau lahan produktif terus berkurang, dikhawatirkan akan mempengaruhi hasil produksi kebutuhan pokok. Terutama komoditas padi dan jagung," pungkasnya. (jul)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda