Tiap Tahun Kasus Rabies di Kota Bima Meningkat - Bima News

Kamis, 22 April 2021

Tiap Tahun Kasus Rabies di Kota Bima Meningkat

Ahmad
Ahmad S Sos
 

BimaNews.id,KOTA BIMA-Sekretaris Dikes Kota Bima, Ahmad SSos mengatakan kasus Gigitan Hewan Liar Penyebab Rabies (GHPR) terus meningkat setiap tahun. Ia bahkan menyebut, kasus GHPR lebih berbahaya dari Covid-19.

"Walaupun belum ada yang meninggal, tapi kasus GHPR yang didominasi gigitan anjing terus meningkat setiap tahun," terang Ahmad pada Radar Tambora, Selasa (20/4).

Pada tahun 2019 saja kata dia, kasus gigitan anjing mencapai 120 korban. Kemudian meningkat drastis pada tahun 2020 sebanyak 292 kasus. Sedangkan tahun 2021 sampai April ini, baru 26 kasus.

"Paling banyak di Kelurahan Kolo dan bagian timur Kota Bima," jelasnya.

Kasus gigitan paling parah jika diserang pada bagian vital tubuh. Seperti kepala, wajah dada dan lain-lain.

"Kalau area ini digigit harus ditangani serius. Minimal dua kali vaksin," sebutnya.

Ancaman gigitan anjing di kota Bima kata dia, masih berlangsung. Terutama, yang diwaspadai setelah musim panen. Sebab anjing yang dipakai untuk menjaga ladang, akan dilepas liar ke pemukiman warga.

"Kita harap warga tidak melepas anjing secara liar. Karena itu akan membahayakan warga lain, termasuk anak-anak. Ingat, anjing bukan satu-satunya binatang penyebar rabies, tapi juga kucing dan monyet," tandasnya. (cr-jul)

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda