Oleh TKP Kematian Bocah di Dara, Ada Saksi Melihat Korban Keluar dari Mobil - Bima News

Friday, 23 April 2021

Oleh TKP Kematian Bocah di Dara, Ada Saksi Melihat Korban Keluar dari Mobil

Olah TKP
Penyidik Polres Bima Kota melakukan Olah TKP  di sekitar kediaman koban di Kelurahan Dara, Kamis (22/4)
 

BimaNews.id,KOTA BIMA-Hingga saat ini, kematian bocah, 9 tahun, asal Kelurahan Dara masih misterius. Ada saksi kunci yang sempat melihat korban turun dari mobil,  dengan kondisi rambut berantakan dan wajah ketakutan.

Kesaksian ini, baru diungkap pihak penyidik Polres Bima saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di Kelurahan Dara, Kamis (22/4).

Kasat Reskrim IPTU M Rayendra mengungkap, sebelum korban sakit dan dinyatakan  meninggal dunia, ada saksi yang melihat korban turun dari mobil AR alias DW. Mobil itu diparkir di halaman kosong dekat rumahnya.

"Saksi melihat korban dengan kondisi rambut berantakan, mimik wajahnya seperti orang ketakutan. Sedangkan DW saat itu berada di bagian depan mobil, " beber Rayendra.

Dengan adanya saksi kunci dan petunjuk lain ini lanjutnya, penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan yang mengakibatkan korban meninggal ini bisa segera terungkap.

Ditanya apakah DW sudah mengakui perbuatannya? Hingga sekarang DW belum mengakui perbuatanya. Setelah olah TKP ini kata Kasat, DW akan kembali dimintai keterangan. Apakah nanti DW mau mengakui atau tidak, itu tidak jadi soal.

Namun, sesuai petunjuk yang didapat serta keterangan para saksi, DW diduga kuat sebagai pelakunya.

"Kasus ini sudah mulai ada titik terang, dalam waktu dekat kami akan segera tetapkan tersangka," tandasnya.

DW terduga pelaku, kini dengan  berstatus mengamankan diri di Polres Bima Kota. Pada pemberitaan sebelumnya, korban yang ditinggal ibunya karena menjadi TKW ini, sempat menyebut satu nama sebelum meninggal dunia. Diduga, nama tersebut adalah DW, sehingga oknum mengamankan diri di Polres.

Sebelum meninggal, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Paruga untuk mendapatkan penanganan medis. Karena saat itu alami panas tinggi dan muntah-muntah. Namun nyawanya tidak tergolong dan meninggal dunia.

Dokter yang menangani korban menemukan luka pada kemaluan dan dubur korban, diduga akibat benda tumpul. Sehingga mencuat, korban mengalami kekerasan seksual hingga sakit dan meninggal dunia. (tin)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda