Disnaker Kota Bima Beri Pelatihan Bahasa Jepang pada Calon PMI Tujuan Negeri Sakura - Bima News

Thursday, 15 April 2021

Disnaker Kota Bima Beri Pelatihan Bahasa Jepang pada Calon PMI Tujuan Negeri Sakura

Pelatihan
Kepala Disnaker Kota Bima, Ir H Tafsir HA Majid (dua dari kiri)  foto  bersama  dengan Wali kota Bima diwakili Asisten dua, Ketua UPT BP2MI Mataram bersama dua orang peserta saat pelatihan Bahasa Jepang di BLK Disnaker Kota Bima, Kamis (15/4).
 

BimaNews.id,KOTA BIMA- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bima melaksanakan kegiatan pelatihan Bahasa Jepang dan keterampilan kepada pencari kerja. Pelatihan ini berlangsung selama  satu bulan,  mulai tanggal 15 April hingga 15 Mei  mendatang.

Kepala Disnaker Kota Bima, Ir H Tafsir HA Majid mengatakan,  pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kota Bima. ‘’Peserta pelatihan ini sebanyak 20 orang. Mereka nanti akan dikirim sebagai PMI ke Jepang,’’ sebutnya.

Sebelumnya jelas mantan Sekretaris Dinas Perkim Kota Bima, menerima surat dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melalui Deputi bidang penempatan dan perlindungan kawasan Asia dan Afrika. Kota Bima mendapat izin untuk membuka lowongan kerja ke luar negeri.

Lowongan kerja yang dibuka adalah tenaga perawat rumah sakit dan perawat panti jompo untuk bekerja di Jepang.

"Mereka yang ikut pelatihan ini akan bekerja di Jepang, diberangkatkan pada tahun 2022 mendatang," jelasnya.

Angkatan tenaga kerja di Kota Bima dari tahun 2018 hingga 2020 kata dia,  terus mengalami peningkatan. Tahun 2018, angkatan kerja di Kota Bima sebanyak 87.544 orang. Meningkat tahun 2019, menjadi 87.930 orang.

"Yang lebih luar biasa lagi, peningkatan pada tahun 2020, yakni 99.361 orang. Data itu bersumber dari BPS Kota Bima," akunya.

Sementara pada periode yang sama, jumlah angka pengangguran juga meingkat. Data terakhir tahun 2020 yakni,  4,44 persen atau 4.391 orang.

Dari jumlah tersebut didominasi warga dengan status pendidikan akhri SMA sederajat termasuk pendidikan akhir sarjana. Warga yang berada pada dua level pendidikan itu yang akan terjaring pada tenaga kerja dan angkatan kerja.

Berangkat dari kondisi tersebut, pemerintah Kota Bima melalui Disnaker mengadakan pelatihan, untuk mengedukasi calon tenaga kerja yang berbasis kompetensi.

"Termasuk keterampilan dan sikap sesuai standar yang ditetapkan pemberi kerja, agar mereka mudah diserap," tandasnya.

Pelatihan tersebut selain dihadiri Kepala Disnaker, juga Walikota Bima yang diwakili asisten dua, kepala UPT BP2MI serta puluhan peserta pelatihan. (cr-jul)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda