Persebaya Umumkan di Launching, Persikabo Daftarkan Abduh ke PT LIB - Bima News

Minggu, 23 Februari 2020

Persebaya Umumkan di Launching, Persikabo Daftarkan Abduh ke PT LIB






Polemik
transfer Abduh Lestaluhu kian panas. Setelah Persebaya Surabaya sempat
mengenalkan sang pemain dalam launching tim pada 8 Februari lalu sebagai bagian
dari tim, Jumat (21/2) Abduh malah bermain bersama PS Tira Persikabo ketika uji
coba melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.





Bahkan,
dalam pertandingan dengan skor imbang tanpa gol tersebut, pemain asal Tulehu
itu bermain selama 92 menit untuk Tira Persikabo. Pemain berposisi bek sayap
kiri tersebut juga sempat terlibat keributan dengan pemain asing Persib Nick
Kuipers setelah dia menerjang kaki Ardi Idrus dengan kasar.





Bermainnya
Abduh di laga uji coba itu tentu kian memperkeruh suasana. Padahal, Persebaya
menegaskan sudah mendapat tanda tangan sang pemain lebih dulu.





Asisten
Pelatih Tira Persikabo Miftahudin Mukson tidak mau banyak berbicara tentang
status pemainnya. Yang jelas, untuk saat ini, Abduh adalah bagian dari
skuadnya. ’’Saya sebagai pelatih tim tahunya Abduh pemain kami. Kalau dari sisi
manajemen, tidak bisa komentar saya,’’ katanya.





Dari sisi
manajemen, Sekretaris Tim Tira Persikabo Rini Chandra menegaskan bahwa Abduh
adalah bagian dari timnya. Dia juga akan mendaftarkan sang pemain ke PT LIB
untuk diturunkan di Liga 1. ’’Kami yakin Abduh bisa dimainkan di Liga 1 untuk
Persikabo,’’ katanya.





Rini
mengaku sudah tahu soal polemik yang terjadi. Dia juga menyadari bahwa sang
pemain sempat tanda tangan kontrak dengan Persebaya. Masalahnya, apa yang
dilakukan Abduh menurutnya kurang tepat karena belum mendapat surat tugas dari
kesatuannya di TNI. ’’Surat tugas di kesatuannya mengatakan Abduh tidak boleh
pindah. Jadi, tetap di kami,’’ tegasnya.





Nah, untuk
mengakhiri polemik, Rini mengaku sudah berkomunikasi dengan Persebaya.
Komunikasinya juga dikatakan berjalan baik. ’’Baik kok. Tidak ada masalah,’’
klaimnya.





Lantas,
apakah Abduh akan diperkenalkan sebagai pemain Tira Persikabo pada launching tim
sore hari ini? Direktur Pengembangan Bisnis Tira Persikabo Rhendie Arindra
tidak mau berkomentar banyak. Dia meminta Jawa Pos untuk bersabar dan hadir
secara langsung pada acara launching tim dan uji coba melawan Badak Lampung FC
di Stadion Mini Cibinong sore hari ini. ’’Lihat besok saja (hari ini) seperti
apa ya,’’ terang dia, lantas tersenyum.





Sementara
itu, Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) angkat bicara mengenai
polemik transfer yang ada. General Manager APPI Ponaryo Astaman menyebut Abduh merupakan
anggota. Artinya, polemik yang terjadi tentu membuat APPI ikut urun rembuk
untuk mencari tahu dan membantu menyelesaikan.





Ponaryo
menyatakan, APPI sudah berkomunikasi dengan eks pemain timnas di Piala AFF 2016
tersebut. Namun, yang perlu digarisbawahi, APPI sudah memberikan edukasi kepada
pemain. ’’Kami juga akan tetap mendampingi saat pemain menyalahi prosedur,’’
ungkapnya.





Tapi, dari
kacamata APPI, Ponaryo membenarkan bahwa ada pelanggaran dalam transfer dari
Abduh. Dia juga menjelaskan, sejak awal ada dua hal yang bisa jadi jalan
penyelesaian polemik yang ada. Jalan yang pertama adalah sesuai regulasi.





Jika
sesuai regulasi, tentu Persebaya yang berhak menggunakan jasa Abduh di Liga 1.
Sebab, regulasi di PT LIB, jika ada dua tim yang mendaftarkan nama pemain yang
sama, tim pertama yang mendapat tanda tangan sang pemain yang berhak
menggunakannya di Liga 1. Abduh melakukan tanda tangan lebih dulu di Persebaya
sebelum akhirnya tidak diizinkan kesatuannya dan kembali ke Tira Persikabo.





Solusi
yang kedua adalah kompromi. Ponaryo menuturkan, masalah Abduh bisa dibicarakan
baik-baik oleh kedua tim. Bisa duduk bersama dan mencari jalan tengah yang
baik. ”Tapi, tetap ingat, sekarang ini juga ada national dispute resolution
chamber (NDRC) atau badan penyelesaian sengketa nasional yang di dalamnya ada
perwakilan klub, pemain, dan federasi. Klub bisa membawa masalah ini ke NDRC
jika memang diperlukan,” paparnya.





Sumber:
Jawa Pos


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda